Rabu, November 30, 2022

Presiden bagikan Sarung dan Uang ke Warga Terdampak Gempa

Suarapena.com, CIANJUR – Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak gempa bumi, Kamis (24/11/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyapa sekaligus memberikan bantuan kepada para pengungsi yang menjadi korban gempa magnitudo 5,6.

“Ini untuk yang Bapak-Bapak ada sarung, Ibu-Ibu ada mukena. Semua dapat,” ujar Presiden di tempat pengungsian Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Presiden meminta para pengungsi untuk sabar dalam menghadapi cobaan berupa bencana alam ini.

Presiden memastikan pemerintah akan segera memberikan sejumlah bantuan kepada para pengungsi yang rumahnya mengalami kerusakan.

Baca juga:  Korban Meninggal Gempa Cianjur jadi 327 Orang, 13 Hilang

“Semuanya sabar. Pemerintah akan segera (memberikan bantuan) nanti bisa dibangun sendiri, bisa dibangunkan oleh pemerintah, nanti akan segera dilaksanakan kalau sudah situasinya mereda,” ungkap Presiden.

Sementara, Ade Supriadi yang merupakan Ketua RW 02 di Desa Cijedil, mengaku sangat bersyukur atas kehadiran Presiden Jokowi di wilayahnya.

“Saya sangat sangat bersyukur karena kampung saya bisa dikunjungi oleh Bapak Presiden langsung ke wilayah saya,” ucap Ade.

Tak hanya berkunjung, Ade menyebut Presiden turut memberikan bantuan sebesar Rp5 juta rupiah untuk diberikan kepada seluruh warga dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca juga:  Pembangunan Bali Internasional Hospital Ditargetkan Rampung 2023

“Peruntukannya yaitu buat kebutuhan seluruh warga RW 02, baik itu buat beli sampo, sabun, pasta gigi, dan kebutuhan-kebutuhan yang lainnya,” kata Ade.

Ade pun berharap pemerintah dapat segera melakukan pembangunan terhadap rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa.

Menurutnya, hampir 90 persen rumah warga yang ada disini mengalami kerusakan.

“Harapannya ya pembangunan untuk rumah yang sudah hancur. karena dari sekian ribu banyak rumah di sini, yang hancur itu bisa dikatakan 90 persen, yang rusak berat,” pungkasnya. (Bo/Skb)

Berita Terbaru