Home / Kultural

Selasa, 25 Mei 2021 - 12:39 WIB

Ada Dua Modal Penting Agar Keluar dari Pandemi Covid-19

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin

SUARAPENA.COM – Hingga saat ini pandemi Covid-19 belum juga menghilang dari peredaran. Bahkan, berbagai dampak pun masih dirasakan oleh khalayak.

Dalam hal ini, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk proses percepatan dan penanganan terhadap dampak pandemi Covid-19. Namun, belum juga membuahkan hasil yang maksimal.

Saat ini, dikatakan Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin, bangsa Indonesia memiliki dua modal penting untuk segera keluar dari kesulitan ini.

Pertama, modal spiritual yakni ujian ini harus dihadapi tidak hanya dengan usaha tetapi juga doa sehingga tidak akan melemahkan semangat.

Baca juga:  Ibu Negara Iriana Kenalkan Seni Budaya Indonesia ke Ratu Swedia Silvia

Kedua, modal sosial seperti ikatan persaudaraan dan solidaritas akan menguatkan karena disangga secara berjamaah.

“Bangsa Indonesia memerlukan energi kolektif yang besar berupa empati, kepedulian, solidaritas sosial, dan gotong-royong dari seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah sudah melakukan segala daya untuk memulihkan keadaan kesehatan, sosial, dan ekonomi. Tetapi, tanpa bantuan dan solidaritas dari warga negara mustahil hal ini bisa ditangani dengan cepat,” ungkap Wapres beberapa waktu lalu, Selasa (25/5/2021).

Baca juga:  Sambut Hari Kemerdekaan, Orang Bekasi Upacara Bendera ala Jawara

Di samping itu, Wapres juga menekankan bahwa agenda keumatan yang paling penting saat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan untuk pemulihan kehidupan dengan dukungan empati dan solidaritas persaudaraan.

“Penguasaan ilmu pengetahuan merupakan prasyarat kesiapan untuk menghadapi perubahan agar peradaban menjadi lebih baik. Sementara terciptanya kesejahteraan membuat kehidupan menjadi lebih berkualitas,” kata Wapres.

Dia mencontohkan, salah satu ikhtiar pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat adalah melalui pembangunan ekonomi dan keuangan syariah.

Baca juga:  Ragam Budaya Jepang Hadir di Grand Galaxy Park Mall Bekasi

Program prioritas pemerintah ini dikatakannya, tidak hanya untuk kepentingan umat muslim saja, tetapi juga untuk seluruh bangsa Indonesia.

“Perlu dipahami bahwa ekonomi dan keuangan syariah ini bersifat inklusif, tidak hanya untuk pemeluk agama Islam saja, tetapi semua golongan dan kelompok masyarakat. Cita-cita dari seluruh upaya ini adalah mewujudkan kesejahteraan dan pemerataan ekonomi,” tegasnya. (Bo)

Share :

Baca Juga

Kultural

Mendalo Laut Lestarikan Tradisi Lomba Pacu Perahu Dan Lomba Mancing

Kultural

Milad ke 20 Forkabi, DPD Kota Bekasi Buka Bersama dan Tasyakuran
Komunitas Historika Bekasi

Headline

Komunitas Historika Bekasi Telusur Jejak Tarumanagara hingga Karawang

Headline

Harmonisasi Teman di Taman Komunitas Teman Ngopi
Mahfudz Abdurahman

Kultural

DPR RI Desak Pembentukan Undang-undang dan Payung Hukum Kebudayaan

Kultural

Sebuah Penghargaan, Nyanyian Puisi untuk Ane Matahari
Kedatangan Wakil Wali Kota, Eh Malah Pada Berantem

Headline

Kedatangan Wakil Wali Kota, Eh Malah Pada Berantem
Perempuan Pertama yang Menjadi Ketua DPR RI, Politikus PDI Perjuangan Puan Maharani

Kultural

Tumbuh Kuatkan Budaya Literasi Dimulai Dalam Lingkup Keluarga