Scroll untuk baca artikel
News

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Kementerian Perhubungan Siapkan Strategi Komprehensif

×

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Kementerian Perhubungan Siapkan Strategi Komprehensif

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, JAKARTA – Dalam menghadapi potensi peningkatan signifikan pergerakan masyarakat selama Lebaran 2024, Kementerian Perhubungan, melalui Badan Kebijakan Transportasi, telah menggandeng Badan Pusat Statistik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta para pakar dan akademisi transportasi untuk melakukan survei mendalam.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan bahwa survei tersebut menunjukkan tren positif dengan potensi pergerakan masyarakat nasional yang diperkirakan mencapai 71,7% atau sekitar 193,6 juta orang, meningkat dari 123,8 juta orang pada tahun sebelumnya.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Menhub Sumadi menekankan bahwa pemerintah telah melaporkan hasil survei ini kepada Presiden Joko Widodo dan telah menginformasikan kepada semua pemangku kepentingan terkait.

“Kami telah mempersiapkan langkah-langkah operasional dan kebijakan untuk mengendalikan dan mengatur transportasi secara komprehensif,” ujar Menhub di Jakarta, Kamis (14/3/2024).

Pemerintah akan menerapkan kebijakan efektif untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, termasuk pengaturan waktu mudik, penyelenggaraan diskon tarif transportasi massal, mudik gratis, rekayasa lalu lintas, dan diskon tarif jalan tol.

Berita Terkait:  Bahas Pengembangan Angkutan Massal Perkotaan, Menhub Budi dan PJ Heru Bertemu

“Kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan kelancaran lalu lintas, khususnya di daerah yang berisiko mengalami kepadatan luar biasa,” tambah Menhub.

Survei juga mengungkapkan daerah asal dan tujuan perjalanan terbanyak, dengan Jawa Timur, Jabodetabek, dan Jawa Tengah sebagai daerah asal utama, serta Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat sebagai daerah tujuan utama.

Pilihan angkutan mudik yang paling diminati adalah kereta api, bus, mobil pribadi, dan sepeda motor, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kondisi ekonomi keluarga, cuti bersama, liburan anak sekolah, dan peningkatan sarana prasarana transportasi.

Berita Terkait:  Tim Kemenhub Bertindak Cepat Tangani Insiden Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka Bandung

Dengan dimulainya cuti bersama pada Senin, 8 April 2024, diperkirakan puncak hari mudik akan terjadi dengan pergerakan 26,6 juta orang (13,7%), sementara puncak hari balik diperkirakan pada Minggu, 14 April 2024, dengan pergerakan 41 juta orang (21,2%).

Survei tahunan ini telah terbukti akurat dalam memprediksi pola pergerakan masyarakat selama masa angkutan Lebaran, memberikan gambaran yang jelas bagi pemerintah untuk mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan. (sp/pr)