Home / News

Selasa, 25 Mei 2021 - 12:55 WIB

ASN dan PPT Non-ASN Wajib Lakukan Pemutakhiran Data Mulai Juli

Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

SUARAPENA.COM – Seluruh pegawai aparatur sipil negara (ASN) dan Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Non-ASN diwajibkan melakukan pemutakhiran data dan riwayat pribadi secara mandiri.

Kewajiban pemutkahiran data ini dimulai pada Juli mendatang hingga Oktober 2021.

“Setiap ASN dan PPT Non-ASN cukup melakukan pemutakhiran data dan riwayat pribadinya melalui akses daring ke dalam Aplikasi MySAPK berbasis gawai (mobile) dan website yang ditetapkan BKN sebagai autentikasi data ASN dan PPT Non-ASN,” tutur Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono dalam keterangan tertulis, Selasa (25/5/2021).

Paryono menerangkan, pemutakhiran data mandiri ASN dan PPT Non-ASN ini untuk mewujudkan data kepegawaian yang akurat, terkini, terpadu, dan berkualitas baik.

Baca juga:  Jokowi: TNI dan Rakyat Seperti Air dan Ikan,Tak Bisa Dipisahkan

Sehingga dikatakannya, dapat menciptakan interoperabilitas data ASN dan meningkatkan kualitas serta integritas data guna mendukung terwujudnya satu data ASN.

Untuk prosedur pelaksanaan pemutakhiran, Paryono mengungkapkan bahwa BKN sudah menerbitkan Keputusan Kepala BKN Nomor 87 Tahun 2021 tentang Pemutakhiran Data Mandiri ASN dan PPT Non ASN Secara Elektronik Tahun 2021 tanggal 10 Mei 2021.

Terkait skema pemutakhiran data kata dia, akan diawali dengan penunjukan user admin instansi pada aplikasi Sistem Informasi ASN (SIASN) yang diluncurkan BKN pada Desember 2020 lalu.

Setelah itu, penunjukan user admin ditetapkan oleh BKN atas usul pejabat yang bertanggung jawab di bidang kepegawaian di seluruh Instansi Pusat dan Daerah.

Baca juga:  Ini Tips Memilih Hewan Kurban dari Ahmad Syaikhu

“Selanjutnya ASN dan PPT Non-ASN melakukan pembaharuan mandiri terhadap data-data yang mencakup data personal, riwayat jabatan, riwayat pendidikan dan diklat/kursus, riwayat SKP, riwayat penghargaan (tanda jasa), riwayat pangkat dan golongan ruang, riwayat keluarga, riwayat peninjauan masa kerja (PMK), riwayat pindah instansi, riwayat CLTN, riwayat CPNS/PNS, dan riwayat organisasi,” paparnya.

Paryono juga menuturkan, untuk mengajukan usul pemutakhiran data mandiri, ASN dan PPT Non-ASN melakukan akses daring ke dalam aplikasi MySAPK dengan menggunakan username dan password dan memilih menu Update Data Mandiri pada MySAPK untuk melanjutkan proses pemutakhiran data mandiri.

Apabila ASN dan PPT Non-ASN mengalami permasalahan akses maka dapat memilih bantuan pada sistem helpdesk yang ditetapkan BKN.

Baca juga:  Kereta Cepat Jakarta – Bandung Ditarget Beroperasi Akhir 2022

Paryono juga mengimbau agar seluruh ASN dan PPT Non-ASN memeriksa keakuratan dan kelengkapan data-data tersebut.

Menurutnya, apabila terdapat data yang tidak akurat atau tidak lengkap, ASN dan PPT Non-ASN dapat melakukan usul pemutakhiran data mandiri dengan menambah, mengubah, menghapus data, dan dilengkapi dengan unggah dokumen pendukung pada masing-masing data yang dimutakhiran lalu disimpan melalui MySAPK.

“Setiap usul pemutakhiran data mandiri akan diverifikasi dan validasi oleh verifikator Instansi dan/atau BKN sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam Keputusan Kepala BKN 87/2021.

Setelah melakukan usul pemutakhiran data mandiri, ASN dan PPT Non-ASN dapat memantau keseluruhan tahapan proses melalui menu riwayat pengajuan usul pemutakhiran data mandiri pada MySAPK,” pungkasnya. (Bo)

Share :

Baca Juga

Aliansi Pemuda Rakyat Jakarta Tolak GCG Asia Masuk Indonesia

Headline

Aliansi Pemuda Rakyat Jakarta Tolak GCG Asia Masuk Indonesia

News

Pasca Paskah Sebanyak 343 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabodetabek
Apel gabungan Operasi Ketupat Jaya yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi bersama Tiga Pilar di Stadion Patriot Chandrabaga, Kota Bekasi, Rabu (5/5/2021).

News

350 Personel Gabungan Diturunkan Dalam Operasi Ketupat di Kota Bekasi
Ketua Sekber Wartawan Harian Bogor Danang Donoroso saat memberikan sambutan di acara buka bersama, Senin (19/6/2017). Foto: Cek/SUARAPENA.com

Headline

Sekber Wartawan Harian Bogor Minta TNI Kembali Masuk Parlemen
koridor jalur mudik

Headline

Pemudik yang Melintasi Bekasi Bisa Manfaatkan 4 Koridor Jalur Mudik Ini
Paspampres

Headline

Soal Pengamanan di Hongkong, Komandan Paspampres Bantah Ada Kesalahan
pasien BPJS

Headline

Ditolak 7 Rumah Sakit di Bekasi, Pasien BPJS Ini Terpaksa Berobat ke Jakarta
Stadion Patriot Chandrabhaga

News

Stadion Patriot Chandrabhaga Jadi Tempat Peringatan Hari Lahir PGRI Nasional