Scroll untuk baca artikel
Suara Jabar

Cegah Pelanggaran Pemilu, Panwascam Jatisampurna Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Masyarakat

×

Cegah Pelanggaran Pemilu, Panwascam Jatisampurna Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, BEKASI — Dalam tema ‘Menumbuhkan Peran Masyarakat Dalam Pengawasan Partisipatif Pada Pemilu Serentak 2024’, Panitia Pengawas Kecamatan (panwascam) Pemilu Jatisampurna menggelar sosialisasi. Para peserta yang di undang dan hadir dari kalangan Ormas maupun OKP wilayah setempat, di aula kantor kecamatan Jatisampurna, Rabu malam (14/6/2023).

Selain itu turut hadir Camat Jatisampurna Nata Wirya, Ketua Bawaslu Kota Bekasi Choirunnisa Marzoeki, Ketua PPK Jatisampurna Syahru Romdhoni, Kasi Trantib Kecamatan Muhammad Jamhari.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Usai kegiatan, Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Choirunnisa Marzoeki, mengatakan pengawasan partisipatif bahwa Bawaslu ingin melibatkan masyarakat berperan aktif dalam melakukan pengawasan.

Berita Terkait:  Bawaslu Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Netralitas ASN, TNI dan Polri

“Jadi Badan Pengawas Pemilu punya tugas melakukan pencegahan pengawasan dan penanganan pelanggaran penindakan, nah kita mengedepankan pencegahan. Dan dalam pencegahan ini salah satunya adalah mengajak masyarakat untuk melakukan pengawasan partisipatif, contohnya kampanye itu kan tidak seperti tempat ibadah atau sekolah pendidikan, ketika masyarakat mengetahui dan masyarakat saat itu juga bisa langsung melarang kegiatan kampanye itu berlanjut,” terang kepada awak media.

Peran partisipatif masyarakat, masih kata Choirunnisa, bahwa yang tertuang pada Peraturan Bawaslu No.2 Tahun 2023, “kategori warga yang bisa melakukan pencegahan kampanye yang menyalahi itu ada namanya¬† Forum Warga, salah satunya misalnya pemilih pemula kemudian kelompok perempuan, kelompok/lembaga disabilitas, Forum RW, Masyarakat Adat kemudian OKP/OKM itu bagian dari yang dapat melakukan pencegahan pelanggaran kampanye,” ujarnya.

Berita Terkait:  Parpol dan Caleg Diminta Tunggu Jadwal Kampanye Pemilu 2024

“Sebenarnya jurnalis juga bagian yang dapat ikut serta untuk bisa melakukan bersama-sama melakukan pencegahan. Karna kita juga berharap banget kepada jurnalis untuk bisa melakukan pencegahan seperti adanya informasi Hoax maupun Ujaran Kebencian, sebenarnya berita berita yang berkembang liar belum tahu kebenarannya, nah temen jurnalis bisa turut terlibat membantu pencegahannya,” ungkapnya.

Ketua Komisioner Panwascam Jatisampurna, Nur Anzil, saat sambutan sosialisasi pengawasan partisipatif, di aula kantor Kecamatan setempat, Rabu (14/6/2023)

Selanjutnya, Ketua Komisioner Panwascam Jatisampurna, Nur Anzil, mengatakan rangkaian kegiatan ini adalah sosialisasi tentang pengawasan partisipatif masyarakat. “Untuk kegiatan sosialisasi ini kita undang OKP maupun Ormas se jatisampurna, narasumber sosialisasi ini dari Peneliti Katarakyat dan Ketua PPK Jatisampurna,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Gibran Cawapres Prabowo, dan Perang Dingin Megawati Versus Jokowi pun Dimulai

“Materi yang kita jelaskan di depan peserta adalah tentang Pengawasan Partisipatif Masyarakat, Tahapan tahapan yang sedang dilakukan saat ini, berikut pemuktahiran data pemilih. Di Jatisampurna hasil perbaikan hasil akhir data pemilih sudah selesai, ada 310 TPS disini dan untuk jumlah pemilih sekitar 79 ribuan,” terangnya.

DP4 awal turun dari Kemendagri itu sekitar 89 ribuan pemilih, masih kata Anzil, setelah petugas melakukan pemuktahiran data pemilih akhirnya mengerucut. “Data dari pusat jumlah data pemilih awalnya 89 ribu, sementara akhir ini turun menjadi 79 ribu,” tutupnya. (Yudhi)