Home / Ekbis / Headline

Rabu, 8 Juli 2020 - 23:31 WIB

Covid-19 Merubah Lanskap Pasar, Tapi Peluang Bisnis Ini Masih Terbuka

Ketua Umum APLI Kany V. Soemantoro menyatakan bahwa APLI berkomitmen menyediakan panduan yang berempati dan transparan bagi masyarakat untuk mengembalikan kekuatan ekonominya, serta menggerakan kembali roda perekonomian dan pertumbuhan yang sempat mandek terdampak krisis COVID-19. Foto: WWCOMM

Ketua Umum APLI Kany V. Soemantoro menyatakan bahwa APLI berkomitmen menyediakan panduan yang berempati dan transparan bagi masyarakat untuk mengembalikan kekuatan ekonominya, serta menggerakan kembali roda perekonomian dan pertumbuhan yang sempat mandek terdampak krisis COVID-19. Foto: WWCOMM

SUARAPENA.COM – Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), organisasi yang menjadi wadah persatuan dan kesatuan tempat berhimpun para Perusahaan Penjualan Langsung (Direct Selling/DS) dan network marketing, termasuk perusahaan yang menjalankan penjualan dengan sistem berjenjang (Multi Level Marketing/MLM) di Indonesia mengakui terjadinya perubahan lanskap pasar setelah serangan pandemi COVID-19, namun sektor bisnis ini masih menyimpan peluang bisnis yang prospektif. Penjualan Langsung dan network marketing secara umum adalah satu-satunya industri resmi yang mempromosikan kesehatan, kesejahteraan dan pendapatan sekaligus yang menjawab tantangan dan kebutuhan masa kini.

Baca juga:  Bupati Tanjabbar, Safrial Disebut dalam Kasus Pungli, Begini Sikapnya

Bicara di dalam Board Meeting APLI, Ketua Umum APLI Kany V. Soemantoro mengakui tantangan terbesar yang dihadapi APLI saat ini adalah memahami perubahan perilaku konsumen. Krisis kali ini mendorong masyarakat mengubah pola hidup, pola konsumsi dan pola belanja mereka, serta hal-hal yang kini menjadi prioritas di dalam kehidupan mereka secara umum. Tantangannya adalah bagaimana anggota APLI bisa memberikan solusi terhadap kebutuhan tersebut. 

“Hingga kini belum ada cetak biru sektor Penjualan Langsung (direct marketing) yang bisa menjadi referensi pasca pandemi. Para anggota APLI pun masih dihadapkan pada dilema antara mempertahankan pola yang sama dengan masa pra-pandemi, atau mencoba saluran dan strategi baru sebagai respon terhadap perubahan di lingkungan kita. Jujur saja, kami juga belum bisa memprediksi apa yang akan terjadi esok, yang jelas APLI berkomitmen menyediakan panduan yang berempati dan transparan bagi masyarakat untuk mengembalikan kekuatan ekonominya, serta menggerakan kembali roda perekonomian dan pertumbuhan yang sempat mandek terdampak krisis COVID-19 ini,” papar Kany V. Soemantoro dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (8/7/2020).

Untuk menjalankan komitmen ini, Kany V. Soemantoro mengimbau para Perusahaan Penjualan Langsung kembali pada motivasi masyarakat bergabung menjadi anggota penjualan langsung, yakni 81% untuk membeli produk dengan rabat, serta 72% untuk mengembangkan kepribadian. 

Share :

Baca Juga

Presiden Jokowi saat menghadiri perhelatan festival musik We The Fest 2017, di JI Expo Kemayoran, Jumat malam, 11 Agustus 2017.

Headline

Hadiri Festival Musik, Jokowi: Zaman Saya Led Zeppelin dan Metallica
Hukuman Fisik Terhadap Anak Menjadi Lingkaran Setan

Headline

Hukuman Fisik Terhadap Anak Menjadi Lingkaran Setan

Headline

Pemanggilan Muklis Diprediksi Bakal Panaskan Suhu Politik Di Tanjab Barat
Ahmad Syarif

Headline

Pemerhati Sosial Minta Bupati Lebak Evaluasi Tiga Kepala Dinas

Headline

Covid 19 Tak Halangi Desainer Athan Berkarya di Indonesia Fashion Parade 2020
Usep Rahman Salim

Ekbis

Biaya Produksi Tinggi, PDAM Tirta Bhagasasi Wacanakan Kenaikan Tarif
Spirit IWO, Membangun Peradaban dengan Kemanusiaan

Headline

Spirit IWO, Membangun Peradaban dengan Kemanusiaan
Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa

Headline

Tanggapi Konferensi Pers ICW, Agun Gunandjar Ajak Buka-bukaan