Home / Headline / Parlemen

Selasa, 24 Oktober 2017 - 14:01 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Gunakan Hak Interpelasi Jika PT. BBWM Mangkir saat Dipanggil

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Daris mengaku bakal memanggil direksi PT. Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Daris mengaku bakal memanggil direksi PT. Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM).

SUARAPENA.COM – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Daris mengaku bakal memanggil direksi PT. Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM). Pasalnya, perusahaan tersebut dinilai kurang maksimal memberikan pemasukan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi.

“Jika Direksi PT. BBWM tidak menjelaskan, maka gulirkan hak Interpelasi untuk mempertayakan ini terhadap pemegang saham umum, yaitu Bupati Kabupaten Bekasi Neneng Hasanah Yasin,” kata Daris, Senin (23/10/2017).

Wilayah Tambun Utara yang memiliki sumber daya alam, minyak, dan gas, lanjutnya, seharusnya bisa diberdayakan maksimal untuk pemasukan PAD. Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi sendiri membentuk PT BBWM dan menganggarkan dana yang tidak sedikit.

Baca juga:  Jangan Ketinggalan, Keluarga Tak Kasat Mata Hadir di Bioskop Mulai Hari Ini

Sejak 2012, pemasukan PAD perusahaan ini sebesar Rp70 miliar, tahun 2013 Rp37 miliar, tahun 2014 tahun Rp30 miliar, dan tahun 2015 Rp30 miliar. Pemasukan PAD pun terus anjlok hingga di tahun 2016 hanya sebesar Rp11,15 miliar.

“Kenapa perusahaan tersebut tidak dapat meningkatkan PAD kepada Pemkab Bekasi. Sampai hari ini (tahun 2017) tidak jelas berapa jumlah PAD yang diberrikan PT. BBWM,” kata Daris.

Baca juga:  Gedung Rumah Sakit Bakal Disulap Jadi Gedung Komunitas di Tanjung Jabung Barat

Menanggapi minimnya pemasukan PAD PT. BBWM, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi Danto juga mengaku bakal melakukan pemanggilan direksi PT. BBWM.

Pihaknya ingin meminta penjelasan mengenai merosotnya pemasukan PAD melalui perusahaan Badan Usaha Milik Pemerintah Daerah (BUMD) tersebut.

Menurutnya, penambahan penyertaan modall BUMD bukan menjadi masalah utama. Apalagi dengan penambahan modal kepada PT. BBWM pada tahun 2017.

Baca juga:  Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated Dilanjutkan, Jasa Marga Imbau Adanya Antisipasi

“Kalau perusahaan itu bagus, pelaporannya jelas, jadi butuh penambahan modal apa salahnya? Tetapi yang lalu harus dipertanggung jawabkan dulu ke masyarakat (DPRD),” katanya di ruangan Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (24/10/2017).

Dia menilai, penggunaan hak interpelasi DPRD bisa saja dilakukan apabila pihak direksi PT. BBWM mangkir saat dipanggil.

“Pemerintah jangan salah menilai DPRD Kabupaten bekasi bila hak interplasi digunakan,” tegasnya. (red)

Share :

Baca Juga

Ketua DPR RI Puan Maharani

Parlemen

Temui Korban Gempa Malang, Puan Janji Akan Kawal Bantuan Pemulihan

Parlemen

Dua Daerah Contoh Kota Bekasi Soal Rencana Anggaran dan Pelayanan
Sahur dan Buka Puasa

Headline

Awas! Tidak Sahur dan Buka Puasa Pakai Ikan Bisa Ditenggelamkan
Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu

Headline

H-7 Lebaran 2017 Tol Becakayu Beroperasi Perdana Bagi Pemudik

Headline

Gandeng Toko Dolly, Karang Taruna Jatiluhur Helat Turnamen Voli

Headline

Jelang PSBB Besok Camat Jatisampurna Gerak Cepat Intruksikan Jajarannya

Headline

Pengurus Baru PMI Kota Bekasi Dilantik Hari Ini
Ketersediaan Obat dan Alat Kesehatan

Headline

Jokowi Instruksikan Jaminan Ketersediaan Obat dan Alat Kesehatan Peserta JKN