Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u8334638/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831
Gunung Putri Bogor Jadi Wilayah Bebas Aktivitas Mata Elang alias Matel

Home / Suara Jabar

Senin, 24 Mei 2021 - 14:23 WIB

Gunung Putri Bogor Jadi Wilayah Bebas Aktivitas Mata Elang alias Matel

SUARAPENA.COM – Cecep Uwan ketua Lintas Organisasi Masyarakat (Ormas) Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menghimbau Mata Elang (Matel) bekerja di wilayah Kecamatan Gunung Putri.

Melalui pesan siaran WhatsApp Cecep yang juga menjadi ketua Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Gunung Putri ini melakukan pelarangan aktivitas matel yang ada di wilayahnya.

“Karena selama ini diketahui banyaknya matel yang berada di Pemuda Pancasila (PP),” katanya, Senin (24/5/2021).

Baca juga:  Target Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Kota Bekasi Mencapai 296.121

Cecep melanjutkan, di mulai sejak pesan siaran ini tersebar, maka telah disepakati bersama larangan kegiatan matel di Kecamatan Gunung Putri.

“Dan hari ini di Kecamatan Gunung Putri, sesuai dengan para ketua-ketua ormas yang ada di, kami sudah sepakat, untuk tidak ada matel yang bekerja di daerah Kecamatan Gunung Putri,” ungkapnya.

Baca juga:  Berikan Bantuan Korban Banjir, Jarum Minta Pemerintah Tindak Penambang Liar

Untuk mempertegas dan melancarkan kegiatan pelarangan matel ini, Cecep pun sudah melakukan koordinasi kepada Kecamatan-Kecamatan yang ada di sekitar Gunung Putri.

“Sekedar info hal ini sudah disebar ke PAC sekitar, yaitu Kecamatan Cileungsi, Klapanunggal, juga Kecamatan Citeureup,” tuturnya.

Pasalnya, menurut ketua Lintas Ormas Kecamatan Gunung Putri ini, kerap kali terjadinya kesalahpahaman antar Ormas yang disebabkan oleh adanya matel-matel ini.

Baca juga:  Rony Romdhany Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPP GIBAS

“Gak sedikit antar Ormas sering bersitegang karena perbuatan matel-matel ini” papar Cecep.

Tak berhenti disitu, Cecep melanjutkan, perbuatan matel yang kerap kali mengejar dan menghentikan kendaraan di jalan, sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Tak hanya itu, tak sedikit juga terjadi kecelakaan di jalan raya akibat pengejaran matel-matel ini,” pungkasnya. (Dad)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Jamu Bintang Timur FC, PCB Persipasi Menang Telak 6-0
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah)

Suara Jabar

502 Sertifikat Tanah Wakaf Dibagikan ke Masyarakat

Suara Jabar

TP PKK Kecamatan Se-Kabupaten Ciamis Ikuti Orlat TPK3PKK

Suara Jabar

Diskop UKM Upayakan Peningkatan Nilai Jual Produk UMKM

Suara Jabar

Dukung Produk Lokal, Pemprov Jabar Dorong Sertifikasi TKDN

Pemerintahan

Tri Adhianto Pastikan Perayaan Natal Terapkan Protokol Kesehatan
panen padi, panen efisien

Suara Jabar

Efisiensi Panen, DKPPP Kota Bekasi Manfaatkan Combine Harvester
Lebih Dari Satu Triliun Rupiah Zakat Disalurkan Baznas Kota Bekasi

Suara Jabar

Lebih Dari Satu Miliar Rupiah Zakat Disalurkan Baznas Kota Bekasi