Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u8334638/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831
Jaga Inflasi, Tiga Komoditas Ini Diminta Jadi Perhatian Bersama

Home / Suara Sumut

Rabu, 22 Juni 2022 - 22:46 WIB

Jaga Inflasi, Tiga Komoditas Ini Diminta Jadi Perhatian Bersama

Ilustrasi (Foto/Net)

Ilustrasi (Foto/Net)

SUARAPENA.COM – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatra Utara Afifi Lubis meminta semua pihak mengantisipasi laju inflasi menjelang Idul Adha.

Komoditas yang diperkirakan menjadi penyebab inflasi diantaranya minyak goreng, telur ayam dan cabai merah.

Hal itu disampaikan Afifi saat membuka rapat evaluasi pertumbuhan ekonomi Sumut di Hotel Le Polonia, Medan pada Rabu (22/6/2022).

Afifi meminta semua pihak terus memantau ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi komoditas. Sehingga tak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga di pasaran.

“Kalau melihat angka inflasi Sumut mengalami kenaikan hingga Mei sebesar 0,74 persen, dan tingkat inflasinya berdasarkan tahun ke tahun sebesar 4,18 persen. Ini makanya perlu kesiapan kita bagaimana upaya meredam kemudian mampu menjaga stabilitas inflasi tersebut,” ungkap Afifi.

Baca juga:  Pemkab Bekasi Mulai Lakukan Vaksinasi

Selain ketiga komoditas tersebut, ia pun mewanti-wanti terkait penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan.

Ia mengatakan PMK itu juga perlu disikapi dan ditangani secara serius secara bersama-sama. Pasalnya, hewan ternak memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Saat ini, sudah ada kurang lebih 7.000-an hewan ternak yang terjangkit PMK di Sumut.

“Saya dapat informasi dari OPD telah terjadi penurunan harga jual sapi sampai 30 persen, tentu ini meresahkan peternak kita, masyarakat kita, ini kondisi yang kita hadapi,” ujar Afifi.

Baca juga:  Sebanyak 453.204 Warga Kabupaten Bekasi Sudah Ikuti Vaksin Penguat

Untuk mengantisipasi penyebaran hal tersebut, Pemprov Sumut pun telah mengeluarkan kebijakan bahwa hewan kurban harus memiliki surat keterangan sehat.

Hal ini dilakukan sebagai upaya agar penyakit PMK tidak semakin meluas di wilayah Sumut.

Lebih lanjut, Afifi juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi serapan anggarannya. Menurutnya, semakin banyak anggaran terserap, maka akan makin besar perputaran uang di daerah.

“Sudah diingatkan, oleh Presiden, Menteri, Bapak Gubernur, segera, apalagi dana yang sifatnya produktif itu harus dipercepat, jangan lambat, ini untuk pertumbuhan ekonomi di daerah kita,” ucapnya.

Baca juga:  Usai Unjukrasa di Kantor PLN Mahasiswa Medan Diteror

Sementara, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Naslindo Sirait mengatakan, rapat ini bertujuan untuk mencari solusi dan jalan keluar dari berbagai permasalahan mengenai pertumbuhan ekonomi di Sumut.

Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Sumut belum pulih secara sempurna setelah dihantam pandemi Covid-19.

“Melalui forum ini mari kita mencari jalan keluar bersama-sama, untuk menghindari dampak inflasi, sekarang bagaimana caranya kita menjaga stabilitas harga dan pasokan kita.

Apalagi, ini jelang hari raya besar Iduladha, perlu kita mencari jalan untuk mengantisipasi inflasi akibat kenaikan harga komoditas kita,” pungkasnya. (Ms/cr19)

Share :

Baca Juga

Suara Sumut

Usai Unjukrasa di Kantor PLN Mahasiswa Medan Diteror

Suara Sumut

Mahasiswa Geruduk Kantor PLN di Medan Terkait Dugaan Korupsi
Presiden Joko Widodo (tengah) saat memberikan sambutan dalam prosesi peresmian tujuh pelabuhan di Danau Toba, Rabu (2/2/2022). (Foto/Net)

Suara Sumut

Resmi! 7 Pelabuhan di Danau Toba Kini Bisa Dimanfaatkan Masyarakat
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

Suara Sumut

Presiden Minta Masyarakat Segera Manfaatkan Lahan Usai Terima SK