Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u8334638/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831
Jateng Targetkan 14 persen Angka Stunting Turun pada 2023

Home / Suara Jateng

Kamis, 19 Mei 2022 - 23:06 WIB

Jateng Targetkan 14 persen Angka Stunting Turun pada 2023

Ilustrasi (Foto/Net)

Ilustrasi (Foto/Net)

SUARAPENA.COM – Jawa Tengah menargetkan angka stunting (anak kerdil) menjadi 14 persen pada 2023.

Untuk mencapai hal itu, Pemprov Jateng dan BKKBN membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang tersebar di 35 kabupaten/kota, 576 kecamatan, dan 8.562 desa/kelurahan.

Kepala Badan Kependudukan, Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Jateng Widwiono menyebut angka stunting saat ini mencapai 20,9 persen, atau sekitar 540 ribu anak yang mengalami kondisi kerdil.

Lantaran itu, pihaknya bersama Pemprov Jateng bersinergi dalam TPPS yang terdiri dari lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Tim tersebut juga melibatkan kejaksaan, kepolisian dan tentara. Selain TPPS, telah dibentuk pula 27.931 tim pendamping keluarga.

“Di lapangan nanti kita intervensi dari masing-masing stakeholder. Misal dari Dinkes memberikan makanan tambahan, obat penambah darah. Bisa juga dari DPU terkait dengan jambanisasi, akses air bersih,” ujar Kepala BKKBN perwakilan Jateng Widwiono belum lama ini, Kamis (19/5/2022).

Baca juga:  DPR Segera Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Baru

Widwiono juga menyampaikan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan terkait jumlah ibu hamil, calon pengantin, dan anak usia dua tahun.

Dari data itu, ada sekitar 271 ribu calon pengantin dan sekitar 551 ribu wanita hamil di Jateng.

Ia menyebut TPPS akan mencari ibu hamil dan calon pengantin putri tersebut yang mengalami masalah kesehatan.

“Secara teori dari jumlah ibu hamil, 20 persen mengalami masalah kesehatan. Sementara calon pengantin putri 70 persen itu anemia (kekurangan sel darah merah), itu yang menyebabkan stunting,” jelasnya.

Soal penurunan angka stunting yang ditargetkan, Widwiono optimistis dengan gerak sinergi dan dukungan Pemprov Jateng bisa turun hingga 14 persen pada 2023.

Baca juga:  Masa Kampanye Pemilu 75 Hari Disepakati dengan Catatan

“Dengan penanganan intensif yang melibatkan banyak pihak, kita optimis dapat menekan angka stunting itu.

Contohnya saja di Grobogan, sebelumnya angka stunting 29 persen, kini angka stunting di Grobogan hanya sembilan persen.

Dan hal itu tak lepas dari program jambanisasi, sehingga masyarakat terbebas dari penyakit,” paparnya.

Widwiono juga mengungkapkan, pada beberapa wilayah di Jateng masih memerlukan intervensi (secara) khusus, seperti Wonosobo dan Brebes.

“Target per tahun 3,5 persen. Pada 2022 angka stunting 20,9 persen. Kalau kita target turun 3 persen per tahun, berarti akhir 2022 itu 17,4 persen.

Dan di akhir 2023 itu 14 persen. Target pemerintah pusat itu 14 persen di 2024. Jadi Jateng 14 persen 2023, maju setahun,” ucapnya.

Baca juga:  Borobudur Edupark, Edukasi Misteri Relief dan Patung Candi Borobudur

Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia menyebut penanganan stunting di Jawa Tengah harus dilakukan menyeluruh.

Bukan hanya pemerintah, tapi akademisi dan masyarakat bisa turut campur.

“Kita juga edukasi ke masyarakat. Kenapa itu tadi multisektor, karena ada banyak yang bisa kita libatkan, kemudian ada intervensi gizi, kesejahteraan dan akses ke kesehatan,” katanya.

Ganjar pun memerintahkan para TPPS segara tancap gas untuk bergerak cepat melakukan pendataan dan intervensi.

“Yang pertama kali adalah mendata ibu hamil. Jateng sudah punya program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng. Kita cari kita assessment, kalau punya masalah (kesehatan), intervensi,” tegas Ganjar. (Bo/Hs)

Share :

Baca Juga

(Foto/Net)

Suara Jateng

Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Jadi Fokus Kolaborasi Ketiga Daerah Ini

Suara Jateng

Bupati Kebumen Tinjau Vaksinasi Covid-19 TP PKK

Lifestyle

Batik Bekasi Tampil dalam Festival Payung Indonesia 8
Ilustrasi (Foto/Net)

Suara Jateng

Terbukti Efektif, Peran Aktif Masyarakat Berhasil Turunkan Stunting Jateng

Suara Jateng

Komisi IV DPR Dukung Shrimp Estate di Kebumen
Suasana dapur umum di Puskesmas Sayung 1 Kabupaten Demak, Selasa (24/5/2022).

Suara Jateng

Dinsos Jateng Katakan Logistik bagi Warga Terdampak Banjir Rob Aman
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

News

Masyarakat Diminta tak Berkerumun Saat Malam Pergantian Tahun
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berfoto bersama pemain drum band dalam acara parade waisak di Magelang, Jawa Tengah, Senin (16/5/2022).

Suara Jateng

Parade Waisak di Jateng, Ganjar: Semoga Semua Berbahagia