Home / Pemerintahan

Jumat, 10 September 2021 - 21:07 WIB

Kapolri Ingatkan Penurunan Level di NTB Harus Diimbangi Prokes Ketat

SUARAPENA.COM—Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka meninjau vaksinasi sekaligus mensupervisi penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Kapolri menyampaikan apresiasinya terhadap Forkompimda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang telah bekerja keras menangani pandemi Covid-19 sehingga di wilayah NTB berdasarkan assesmen terdapat penurunan level PPKM-nya. Adapun saat ini di 5 Kabupaten NTB berada pada Level 3 PPKM sementara 5 Kabupaten lainnya ada di Level 2.

Kendati demikian, Kapolri mengingatkan bahwa penurunan level PPKM yang diikuti dengan pelonggaran di beberapa sektor dikhawatirkan dapat menjadi pemicu melonjaknya kasus baru Covid-19.

Baca juga:  Listyo Sigit Minta Polisi Terlibat Narkoba Ditindak Tegas

“Dalam kesempatan ini selalu saya ingatkan, dalam penurunan level, tentunya akan ada aktivitas yang dilonggarkan, ada kurang lebih 10 sektor yang dilonggarkan, yang tentunya ini harus diwaspadai. Ini harus ditingkatkan protokol kesehatannya,” kata Kapolri di Kantor Gubernur NTB, Jumat (10/9/2021).

Karena kalau tidak menerapkan disiplin dengan protokol kesehatan, kata Kapolri, semua pencapaian pengendalian dan penanganan Covid-19 yang telah menunjukan hasil baik ini tentunya akan sia-sia.

Ini yang tentunya perlu diedukasi, terus disosialisasikan. Dan masyarakat mohon kerjasamanya untuk bisa sama-sama menjaga protokol kesehatan,” imbau mantan Kapolda Banten ini.

Baca juga:  Pastikan Ramadhan Aman, Polsek Polut Intens Gelar Patroli Blue Light

Tidak lupa Kapolri menyampaikan walaupun telah mendapatkan vaksin, penggunaan masker dalam setiap menjalankan aktivitas sangatlah penting.

Terkait upaya untuk mencapaian target vaksinasi 2 juta dosis perhari sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo. Dikatakan Kapolri, lewat vaksinasi massal yang dilakukan oleh TNI-Polri hari ini menargetkan sebanyak 45.000 dosis vaksin disuntikan kepada masyarakat.

“Kalau 45.000 dosis tercapai, Provinsi NTB satu-satunya yang bisa mencapai target Presiden dua juta dosis vaksin perhari. Dan kalau tercapai, saya minta agar ini dipertahankan,” pungkasnya.

Baca juga:  Dinilai Peduli Pers, Kapolda Sulsel Diganjar Penghargaan oleh PWI

Diakhir, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengingatkan bahwa di Mandalika, NTB akan ada agenda besar bertaraf Internasional yaitu penyelenggaraan Super Bike di bulan November yang akan datang. Kapolri menginginkan agar, protokol kesehatan betul-betul ditegakan dan vaksinasi segera dimaksimalkan.

“Ini tentunya memerlukan kesiapan khusus. Khususnya terkait dengan protokol kesehatan dan kesiapan vaksinasi. Sehingga pada saat perhelatan tersebut berlangsung. Semua yang datang dalam kondisi siap, karena prokesnya bagus dan vaksinasinya sesuai dengan yang kita harapkan,” demikian Kapolri.

Laporan: Sudirman

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Safrial Minta OPD Pertajam Indikator Progam

Pemerintahan

Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Wabup Amir Sakib Minta Supprort Dan Dukungan Semua Pihak

Pemerintahan

Safrial Bertekad Wujudkan Kota Layak Anak

Pemerintahan

Wabup Amir Hadiri Hari Hadi Satpol PP di Kabupaten Merangin

Olahraga

Pemkab Tanjab Barat Gelar Pertandingan Persahabatan

Pemerintahan

Hadiri Milad BKMT, Bupati Safrial Minta Anggota Sukseskan Pembangunan
Sekretaris camat Tamansari Ridwan (dua dari kanan) saat melakukan pelaporan di Mapolres Bogor. Foto: cek/suarapena.com

Headline

Camat Tamansari Bogor Dipolisikan Sekretarisnya Sendiri
Pansus 29 Setujui Penyertaan Modal PDAM Tirta Bhagasasi Rp197 Miliar

Headline

Pansus 29 Setujui Penyertaan Modal PDAM Tirta Bhagasasi Rp197 Miliar