Home / Hukrim / Suara Jabar

Kamis, 24 Maret 2022 - 21:09 WIB

Kejari Cikarang Musnahkan Barang Bukti 339 Perkara Tahun 2021

SUARAPENA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi melaksanakan pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap, di Halaman Kejari, Komplek Pemerintah Daerah (Pemda), Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (24/3/2022).

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Ricky Setiawan Anas mengatakan, pemusnahan barang bukti, merupakan hasil dari perkara yang sudah diputuskan secara inkrah oleh Pengadilan Negeri Cikarang.

“Kejari melaksanakan eksekusi, atau pemusnahan barang bukti, yakni terdiri dari 339 perkara dari periode Januari hingga Desember 2021,” ujarnya.

Secara rinci, 339 perkara tersebut terdiri dari 190 perkara narkotika jenis sabu-sabu, kemudian 21 perkara ganja, 9 perkara kepemilikan senjata tajam, 7 perkara penyalah gunaan obat excimer, 5 perkara penyalahgunaan obat tramadol dan 2 perkara kepemilikan senjata api rakitan.

Baca juga:  Buka Pesantren Argoforestri, Al-Mizan MoU dengan IPB

Selain itu, perkara lainnya yakni 101 perkara dengan barang bukti berupa 101 telefon genggam, satu perkara jamu dan obat- obatan kuat illegal sebanyak 1600 dus. Lalu satu perkara kosmetik 1000 pot, juga satu perkara roko non cukai sebanyak 314 ribu batang.

“Perkara lainnya yakni uang palsu sebanyak 10 ikat pecahan 100 US dolar,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan pemusnahan barang barang bukti tersebut merupakan wujud dan bukti keseriusan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dalam menangani dan menyelesaikan perkara yang ditangani oleh Kejari Kabupaten Bekasi.

Baca juga:  Bogor Timur Jurnalis Polisikan Guru Penyebar Ancaman di Facebook

Dirinya menambahkan, Kejari sebagai penuntut umum hanya bersifat menerima berkas dari penyidik, baik itu penyidik Polri maupun Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Termasuk perkara seperti rokok dan perkara lainnya. Artinya, berkas perkara bisa dari polisi ataupun bea cukai.

“Kalau ada berkas akan kami teliti terlebih dahulu apabila memenui syarat formil dan materil pasti akan kami limpahkan ke pengadilan.” terangnya.

Baca juga:  Kemendagri Sebut Jumlah Penduduk Indonesia Saat Ini 273,8 Juta Jiwa

Pada UU No. 16 Thn 2004, peran Jaksa dalam hal ini hanya sebagai penuntut umum dalam perkara Pidana Umum.

“Jadi apabila terdapat berkas yang dimusnahkan dan menerima berkas dari penyidik, mereka akan meneliti berkas tersebut lengkap atau tidaknya. Jika lengkap akan melakukan persidangan,” ujarnya.

Kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Cikarang, Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Kepala Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Cikarang, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi dan Kepala Satuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang. (dan)

Share :

Baca Juga

Headline

FPII Dan Peradi Kota Bogor Siap Sinergi Informasi Hukum
Hadapi Musim Hujan, Plt Bupati Minta Camat Aktif Antisipasi Banjir

Pemerintahan

Hadapi Musim Hujan, Plt Bupati Minta Camat Aktif Antisipasi Banjir
Target April 2019 Lapas Cikarang Bebas Narkoba dan Handphone

Headline

Target April 2019 Lapas Cikarang Bebas Narkoba dan Handphone

Suara Jabar

Viral Ruangan Roboh, Wabup Garut Tinjau Puskesmas Mekarmukti

Suara Jabar

Bina Ketahanan Pangan, Polisi Sambangi Pesantren Kampung Tangguh Nusantara

Hukrim

PT PG Rajawali II Hormati Pemeriksaan Kejati Jawa Barat

Suara Jabar

PPKM Darurat, Kasat Lantas Polres Cirebon Kota Malah Lakukan Ini

Hukrim

Baru Diresmikan, Gedung Mapolres Tanjab Barat Disulap Jadi Bangunan Megah