Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u8334638/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831
Kembangkan Wisata Halal, Literasi Masyarakat Harus Ditingkatkan

Home / Ekbis / Pemerintahan

Kamis, 6 Mei 2021 - 22:33 WIB

Kembangkan Wisata Halal, Literasi Masyarakat Harus Ditingkatkan

Wapres Ma’ruf Amin dalam sebuah wawancara yang dilakukan secara daring. (Foto: BPMI Setwapres)

Wapres Ma’ruf Amin dalam sebuah wawancara yang dilakukan secara daring. (Foto: BPMI Setwapres)

SUARAPENA.COM – Wisata halal menjadi salah satu komoditas penting dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Untuk itu, pemerintah terus berusaha meningkatkan literasi masyarakat mengenai ekonomi syariah termasuk pentingnya mengembangkan wisata halal.

“Ekonomi syariah itu sesuatu yang baik, yang berkeadilan, yang membawa kebaikan dari berbagai sektor,” tegas Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, di Jakarta, Kamis (06/05/2021).

Dalam sektor pariwisata, pengembangan wisata halal memiliki potensi yang besar untuk menarik wisatawan. Tetapi menurut Ma’ruf pengembangan wisata halal di Indonesia, saat ini masih terhambat rendahnya literasi masyarakat, sehingga timbul mispersepsi bahwa wisata halal berarti wisatanya disyariahkan. Akibatnya, beberapa daerah keberatan mengaplikasikan konsep wisata halal ini.

“Tentu kita ingin menghilangkan persepsi yang salah tentang wisata halal atau wisata syariah. Sepertinya ada kesan bahwa wisata syariah itu wisatanya akan disyariahkan. Kemudian, ada daerah-daerah yang keberatan,” ungkapnya.

Baca juga:  Antara Soeharto dan Jokowi

Menurutnya, yang dimaksud konsep wisata halal adalah penyediaan layanan-layanan syariah di setiap destinasi wisata.

“Di situ kita ingin nanti di tempat-tempat wisata itu ada layanan syariah, layanan halal, restoran halal, ada tempat salat,” paparnya.

Dengan demikian, hal ini akan memberikan kenyamanan tersendiri kepada para wisatawan, khususnya wisatawan muslim. Ia pun mencontohkan Kota Beijing di Tiongkok yang telah menerapkan konsep wisata halal ini.

“Saya pernah ke Beijing. Di Beijing itu ada restoran halal, ada tempat salat. Layanannya itu dari (Pemerintah Kota) Beijing, sehingga banyak saya lihat (wisatawan) dari Malaysia, Brunei, Singapura, dan dari beberapa negara lain itu banjir ke sana dan mereka nyaman,” ungkapnya.

Baca juga:  Dewan Pendidikan: Yang Penting Anak-anak Semua Bisa Sekolah

Inilah konsep yang disebut sebagai wisata halal, yang sebenarnya sangat menguntungkan tempat wisata itu sendiri. Contoh lainnya adalah obyek wisata Nami Island di Korea Selatan.

“Bahkan saya pernah ke Korea Selatan, di sana itu ada Nami Island, di situ ada restoran halal, ada musala, padahal itu tempat orang datang dari seluruh dunia. Nah, itu artinya mereka memang menyiapkan layanan halal seperti itu,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Ma’ruf menegaskan bahwa penyediaan layanan syariah adalah konsep yang dipakai untuk mewujudkan wisata halal, bukan mensyariahkan wisatanya.

Baca juga:  Cooking Class Mom & Kid Jadi Program Baru Hotel Santika Premiere Bulan Ini

“Nah, ini yang memang kita kembangkan di daerah-daerah itu,” tegasnya.

Sebagai contoh, di Lombok, Nusa Tenggara Barat saat ini sudah mulai ada pendidikan pariwisata bagi santri melalui balai latihan kerja (BLK) di pesantren-pesantren yang salah satu tujuannya untuk mencetak para pemandu wisata halal.

“Santri dididik untuk bagaimana dia menjadi pemandu wisata. Nah, ini dalam rangka mengembangkan wisata halal,” ucapnya.

Di samping penyediaan tenaga kerja yang mengerti syariah, berbagai fasilitas pelayanan syariah yang mendukung wisata halal juga akan terus dikembangkan.

“Bahkan kita ingin mengembangkan selain travel halal juga semua fasilitas, termasuk spa halal. Itu yang akan kita lakukan dan sudah mulai di beberapa daerah,” pungkasnya. (Un/sng)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Jokowi: Target Vaksinasi WHO Harus Dicapai Semua Negara
berbela sungkawa - surat edaran menteri dalam negeri

Pemerintahan

Turut Berbela Sungkawa, Kota Bekasi Siap Bantu Korban Gempa Lombok

Pemerintahan

Kunjungi Food Estate Temanggung, Jokowi Tanam Bawang

Headline

Disidak Camat Cileungsi dan Pol-PP, Diskotik EmsE Cuek?
Hotel Pertama di Kota Patriot Segera Rayakan Hari Jadi ke 24 - hotel horison ultima bekasi

Ekbis

Hotel Pertama di Kota Patriot Segera Rayakan Hari Jadi ke 24
Peningkatan penerbangan domestik. Foto: Ilustrasi

Headline

Mei 2017 Penumpang Angkutan Udara Naik 2,4 Persen
Ramadan Berkah, Okupansi Hotel Santika Mega City Bekasi Naik 60 Persen

Ekbis

Ramadan Berkah, Okupansi Hotel Santika Mega City Bekasi Naik 60 Persen

Pemerintahan

Bupati Safrial Ingatkan Kades Sebagai Garda Terdepan Peningkatan PAD