Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u8334638/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831
Kenang Jasa Pahlawan, Bupati Kebumen Ubah Nama Jalan

Home / Suara Jateng

Jumat, 17 Desember 2021 - 16:36 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Bupati Kebumen Ubah Nama Jalan

SUARAPENA.COM – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto secara resmi mengumumkan perubahan penetapan nama jalan di beberapa ruas jalan protokol di Kota Kebumen, pada Jumat 17 Desember 2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Acara peresmian nama jalan baru juga dihadiri seluruh jajaran Forkompinda, dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan, perubahan nama jalan ini tidak dilakukan secara tiba-tiba, sudah dilakukan kajian yang mendalam melalui fokus grup diskusi dengan menghadirkan sekaligus mendengar masukan dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, para pelaku usaha dan stakeholder lain. Dari situ disepakati perlu ada perubahan nama jalan di beberapa ruas kota Kebumen.

“Pertama yang perlu dipahami bahwa perubahan ini tidak dilakukan secara tiba-tiba. Sudah kita kaji sejak lama. Kita lakukan FGD, dengan menghadirkan para tokoh masyarakat termasuk pelaku usaha. Dari situ kemudian disepakati bersama memang beberapa ruas jalan di Kebumen perlu ada perubahan,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, ada sejumlah alasan filosofis dan yuridis mengapa perubahan nama jalan itu perlu dilakukan. Pertama untuk alasan filosofis, pemerintah perlu mengganti nama jalan di Kebumen untuk menghargai dan mengenang jasa para pahlawan nasional dan mengenang jasa dari para tokoh daerah Kebumen.

“Misalnya seperti jalan Pahlawan itu kita ganti dengan jalan Sukarno-Hatta. Ini sebagai bentuk penghormatan terhadap proklamator bangsa. Kemudian kita juga memberi penghargaan kepada tokoh NU sekaligus pendirinya, KH. Hasyim Asy’ari, dan Tokoh Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan. Keduanya adalah pahlawan nasional,” terangnya.

Baca juga:  Ganjar Minta Masyarakat Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Dalam Surat Keputusan Bupati sebelumnya, yakni SK Bupati Nomor 050/889 tahun 2017 juga telah disebutkan tentang aturan perubahan nama jalan nasional yang ada di Kebumen menjadi jalan kabupaten. Artinya pemerintah kabupaten diberi hak untuk menganti nama jalan nasional di wilayahnya masing-masing sesuai kearifan lokalnya.

“Seperti halnya jalan nasional Kutoarjo-Kebumen itu kan sampai masuk wilayah kota karena memang itu dulu masuk jalan nasional yang dilalui bus antar kota. Sekarang dengan peraturan itu kita bisa menggantinya dengan jalan KH. Hasyim Asy’ari. Demikian juga jalan dari Simpang Tiga Pejagoan sampai Simpang Lima kita ganti Jalan KH. Ahmad Dahlan,” terangnya.

Kemudian ada juga pemberian nama jalan baru, dimana sebelumnya jalan tersebut belum ada namanya. Termasuk pemberian nama jalan untuk mengenang R. Bodronolo tokoh pendukung perjuangan Sultan Agung melawan VOC. Ki Brodonolo ini merupakan Bupati pertama Kebumen, dulu masih bernama Adipati Panjer.

Selain nama jalan, Bupati juga memberikan nama pendopo rumah dinas Bupati dengan nama baru, yakni Pendopo Kabumian. Sebelumnya Pendopo Bupati tidak ada nama. Hanya disebut Pendopo Bupati.

Baca juga:  Ganjar Terkejut Yani Cerita tentang Pernikahan Dini di Desanya

“Pendopo adalah tempat kita berkumpul, sharing, berbagi dan menyatukan langkah dan tangan kita. Kebersamaan, kemitraan, persatuan dan kesatuan akan selalu kita suburkan di sini. Cita-cita kita akan melangit, tetapi kaki kita akan tetap menapak bumi. Jatidiri kita akan tetap membumi. Kita akan membumikan kebaikan dan kemaslahatan mulai dari pendopo Kabumian ini,” tandas Bupati.

Berikut jalan-jalan di Kebumen yang akan diumumkan rencana perubahan namanya.

1. Jalan Pahlawan diganti dengan jalan Sukarno-Hatta. Jaraknya dari ruas jalan Tugu Lawet sampai depan Kantor Pos Kebumen.

2. Ruas jalan yang mengelilingi alun-alun Kebumen diganti dengan Jalan Merdeka sebagai simbol Kota Perjuangan. Sebelumnya putaran alun-alun Kebumen masuk Jalan Pahlawan, Jalan Mayjen Soetoyo dan Jalan Veteran.

3. Jalan R. Bodronolo merupakan jalan yang sebelumnya Jl. Raya Soka dari lampu merah Simpang Empat Mertokondo sampai lampu merah Simpang Tiga Jalan Ronggowarsito, Pejagoan.

4. Jalan KH. Ahmad Dahlan merupakan jalan yang sebelumnya Jl. Raya Soka, dari lampu merah Simpang Tiga Jalan Ronggowarsito sampai lampu bangjo Simpang Lima Giwangretno.

5. Jalan dr. R Moehiman Kromoatmodjo, merupakan jalan baru letaknya Simpang Empat pada jalan Sarbini sampai ke arah Stadion terus sampai Simpang Tiga Jalan Arungbinang.

Baca juga:  Bupati Purbalingga Angkat Status Sebagian Guru Honorer jadi PPPK

6. Jalan Kutoarjo-Kebumen diganti dengan Jalan KH. Hasyim Asy’ari, letaknya dari SPBU Kota sampai lampu merah Kedungbener.

7. Jalan Kasaran diganti dengan Jalan Pondok Tamansari letaknya dari Simpang tiga Jalan Bupati terus melewati Pondok Pesantren Tathmainul Qulub Tamansari Kelurahan Tamanwinangun sampai dengan Jalan Kejayan.

8. Jalan Lingkar Selatan menjadi Jalan Kebumen Raya, letaknya dari lampu merah Simpang Lima Giwangretno, Sruweng sampai lampu merah Kedungbener.

9. Jalan Mangga diganti dengan jalan Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto, letaknya dari Simpang empat SMP N 5 Jalan Soekarno-Hatta ke arah selatan sampai Jalan Kolonel Sugiyono.

Pemerintah kabupaten pun siap memfasilitasi masyarakat yang terkena dampak dari perubahan nama setelah ditetapkan jalan tersebut dengan memperbaiki administrasi kependudukan seperti e-KTP dan KK.

Semua kebutuhan masyarakat yang terdampak akan dibantu pemerintah dengan sistem jemput bola. Pemerintah akan mendata dan mendatangi masyarakat yang bersangkutan untuk diperbaiki semua administrasi kependudukan dan catatan sipil lainnya.

Selama masa pengumuman dan penyesuaian perubahan nama jalan tersebut masyarakat diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan tertulis ditujukan kepada Bupati Kebumen cq. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Kebumen selama satu tahun. (hms)

Share :

Baca Juga

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara simbolis membagikan zakat fitrah di Masjid Raya Baiturrahman Semarang, Minggu (1/5/2022).

Suara Jateng

Bersama Baznas, Ganjar Bagikan 1.500 Zakat Fitrah di Semarang
gus yasin

Kultural

Gus Yasin: Pendirian Masjid untuk Menyatukan Umat
kanjeng raden tumenggung mas tri

Suara Jabar

Tiga Hari Jadi Plt Wali Kota, Mas Tri Jadi Kanjeng Raden Tumenggung
Ketua Umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji

Suara Jateng

PMK Mewabah, Begini Syarat Sah Hewan Kurban Menurut MUI Jateng

Pemerintahan

Kunjungi Food Estate Temanggung, Jokowi Tanam Bawang
Salat satu tempat wisata yang berada di Temanggung, Jawa Tengah. (Foto/Net)

Suara Jateng

Posong Masih jadi Destinasi Wisatawan Selama Libur Lebaran
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Suara Jateng

PPDB Resmi Dibuka, Gubernur Jawa Tengah: Akan Kita Kawal Terus

Suara Jateng

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Disebut Tak Abaikan Fasilitas Umum