Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u8334638/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831
Kisruh PPDB Online, BMPS Geruduk DPRD dan Dinas Pendidikan

Home / Headline / Pendidikan

Jumat, 14 Juli 2017 - 18:43 WIB

Kisruh PPDB Online, BMPS Kota Bekasi Geruduk DPRD dan Dinas Pendidikan

Sejumlah guru yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi saat mendatangi DPRD Kota Bekasi, Jumat (14/7/2017). Foto: SNG/SUARAPENA.COM

Sejumlah guru yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi saat mendatangi DPRD Kota Bekasi, Jumat (14/7/2017). Foto: SNG/SUARAPENA.COM

SUARAPENA.COM – Kisruh PPDB online di Kota Bekasi terus berlanjut. Badan musyawarah perguruan swasta (BMPS) Kota Bekasi menggeruduk DPRD Kota Bekasi dan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (14/7/2017).

Sekretaris BMPS Kota Bekasi Ayung Sardi Sauly mengungkapkan, pihaknya menolak keras adanya kebijakan penambahan kuota dan rombongan belajar (rombel) SD Negeri dan SMP Negeri di Kota Bekasi.

“Kita menolak penambahan kuota siswa dan rombel. Ada penerimaan siswa diperpanjang dengan gelombang sua saja sebenarnya kami keberatan,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya penerimaan siswa baru gelombang dua, banyak calon siswa yang telah mendaftarkan diri ke sekolah swasta kemudian mencabut pendaftaran.

Baca juga:  Aliansi Pemuda Rakyat Jakarta Tolak GCG Asia Masuk Indonesia

“Ada yang sudah daftar ke sekolah swasta kemudian ditarik lagi, karena ingin masuk ke sekolah negeri,” ungkapnya.

Dinas Pendidikan, lanjutnya sejak awal sudah melakukan pelanggaran dengan melakukan penambahan jumlah siswa sebanyak 40 untuk satu rombel, dari ketentuan kementerian pendidikan yang hanya membatasi sampai 32 siswa.

Baca juga:  Hadiri Festival Musik, Jokowi: Zaman Saya Led Zeppelin dan Metallica

“Kita juga menduga ada permainan jual beli bangku di sekolah negeri, ini yang sedang kita telusuri,” ujarnya.

Ayung menambahkan, pihak BMPS Kota Bekasi juga mengirimkan tim ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tim ini menyampaikan aspirasi dari para kepala sekolah di tingkat SMA/SMK swasta Kota Bekasi yang menolak wacana penambahan kuota dan rombongan belajar siswa.

Baca juga:  KPU Umumkan Nama Caleg Mantan Terpidana Korupsi, Ini 49 Nama Mereka

“Di DPRD kita tidak ada yang menerima, lalu meyampikan keluhan ini ke Dinas Pendidikan. BMPS bergerak tidak saja di Kota Bekasi tetapi di daerah lain seperti Kabupaten Bekasi dan Depok juga kita melakukan aksi,” tutupnya. (sng)

Share :

Baca Juga

APBD Perubahan Kota Bekasi 2017

Headline

Paripurna APBD Perubahan Tetapkan Kenaikan Anggaran Hingga Rp5,7 Triliun
Tradisi Unik di Bekasi, Warga Arak Calon Ketua RW dan RT

Headline

Tradisi Unik di Bekasi, Warga Arak Calon Ketua RW dan RT

Headline

Ciptakan Suasana Puasa Kondusif, Polisi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras
workshop penyuluhan sampah

Headline

Workshop Penyuluhan Sampah, KPA Cempala Gandeng Pegiat Lingkungan
Ayo Buruan, Ada Diskon 23 Persen Makan di Hotel Aston Imperial Bekasi

Ekbis

Ayo Buruan, Ada Diskon 23 Persen Makan di Hotel Aston Imperial Bekasi
Ketua DPC Partai Hanura Kota Bekasi, Syaherallayali

Headline

Hanura Kota Bekasi Fatsun Terhadap Keputusan Partai di Level Atas
Selama Ramadan Pengunjung Bisa Minum Kopi Gratis di Ngopiisme

Headline

Selama Ramadan Pengunjung Bisa Minum Kopi Gratis di Ngopiisme
Fraksi PPP Tegaskan KS NIK Program Unggulan yang Tetap Berlaku

Headline

Fraksi PPP Tegaskan KS NIK Program Unggulan yang Tetap Berlaku