Home / Pendidikan / Suara Jabar

Kamis, 29 April 2021 - 12:18 WIB

Mei Besok Disdik Jabar Siapkan Pekan Pengambilan Ijazah

SUARAPENA.COM – Dinas Pendidikan Jawa Barat berencana untuk menggelar Pekan Pengambilan Ijazah bagi para siswa SMA sederajat pada Mei 2021 mendatang. Hal itu sebagai upaya Disdik Jabar untuk memenuhi hak para siswa guna mendapatkan ijazah yang masih tertahan di sekolah.

Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi, mengatakan, Pekan Pengambilan Ijazah tersebut pun sebagai salah satu cara memperingati Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2021 nanti. Pekan Pengambilan Ijazah ini pun bertujuan agar siswa yang telah mengenyam pendidikan tingkat SMA sederajat bisa memiliki ijazah untuk melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan.

“Di Hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei nanti, kita juga akan lakukan Pekan Pengambilan Ijazah bagi siswa dan orangtua yang merasa ijazahnya masih berada di sekolah silahkan diambil sendiri oleh orangtua atau siswa,” ujar Dedi di Bandung, Rabu (28/4/2021).

Baca juga:  Herman Minta Anjuran Mendikbud Soal Film G30S/PKI Diikuti

Dedi menuturkan, pola atau sisten Pekan Pengambilan Ijazah saat ini tengah dimatangkan oleh tim dari Disdik Jabar agar bisa berjalan dengan baik dan lancar. Ia berharap, dengan adanya program itu menjadi para siswa yang telah selesai melakukan pendidikan di sekolah bisa mendapatkan ijazah.

“Kan mungkin ada yang mau melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, atau kebutuhan untuk melamar kerja. Jadi program ini kesempatan bagi para siswa untuk mengambil ijazahnya masih ada di sekolah,” sahutnya.

Baca juga:  Soal Literasi, Kemendikbud dan DPR Dorong Terwujudnya Undang-undang Sistem Perbukuan

Sementara itu Dedi mengaku, hingga kini masih terdapat laporan adanya ijazah yang ditahan pihak sekolah karena masalah administrasi. Namun Dedi memastikan terutama sekolah negeri tidak diperbolehkan untuk menahan ijazah siswa ketika telah selesai melaksanakan pendidikan di sekolah tersebut.

“Kalau di negeri itu kan tidak ada pembayaran SPP, dan memang tidak boleh sama sekali menahan ijazah. Nah di swasta juga sama (tidak boleh menahan ijazah) meski itu dikelola misalnya oleh yayasan, namun pihak sekolah nanti berkomunikasi dan berurusan dengan orangtua, jangan menahan ijazah, karena itu hak siswa,” ungkap Dedi.

Baca juga:  Rantang Siswa, Upaya Disdik Jabar Bentuk Karakter Pelajar

Selain itu, Disdik Jabar pun kini tengah menyiapkan sistem bagi para orangtua siswa untuk melaporkan jika masih ada ijazah yang ditahan oleh pihak sekolah. Sistem tersebut nantinya akan menampung semua pengaduan dari orangtua siswa untuk ditindaklanjuti kepada pihak sekolah.

“Kita masih godok sistem tersebut agar bisa digunakan oleh orangtua siswa untuk melaporkan atau memberikan informasi terkait adanya ijazah yang ditahan oleh pihak sekolah. Sistem tersebut nanti akan dilaunching bertepatan pada Hari Pendidikan Nasional,” pungkas Dedi. (Cha)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Yatim Piatu Gratis Nyantri di Ponpes Taubatan Nasuha An-Nahdliyah

Suara Jabar

Maman Imanulhaq: Warga NU Harus Berani Merubah Keadaan

Suara Jabar

Cabai Merah Rp60 Ribu, Disdagperin Pastikan Harga Pangan Pokok Stabil
Kepala Cabang Jakcloth Galaxy Ryan Iskandar

Suara Jabar

Sempat Ditutup, Jakcloth Galaxy Dibuka Kembali tapi Belum Beroperasi
Kapolres Cirebon Kota menyerahkan bantuan kursi roda kepada warga yang membutuhkan.

Suara Jabar

Ini Bentuk Kepedulian Kapolres Cirebon Kota kepada Kaum Disabilitas
Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd (Direktur Sekolah Islam Nabilah Batam/Dosen UNIBA, UIS dan Pasca Sarjana UT/ Ketua Yayasan Cita Bunda Batam)

Pena Kita

Penerapan Merdeka Belajar dengan Empat Program Belajar Nasional

Headline

Mahasiswa FISIP Jabar, DKI Jakarta dan Banten Bertemu Helat Festival Budaya

Suara Jabar

Bina Ketahanan Pangan, Polisi Sambangi Pesantren Kampung Tangguh Nusantara