Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u8334638/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831
Pemda, Baca Nih! Kementerian ESDM Minta Awasi Penggunaan LPG 3kg

Home / Pemerintahan

Selasa, 26 April 2022 - 04:51 WIB

Pemda, Baca Nih! Kementerian ESDM Minta Awasi Penggunaan LPG 3kg

Ilustrasi (Foto/Net)

Ilustrasi (Foto/Net)

SUARAPENA.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta pemerintah daerah turut mengawasi penggunaan Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kg agar tetap sasaran.

Hal itu tercantum dalam Surat Edaran (SE) Dirjen Migas Kementerian ESDM Nomor B-2461/MG.05/DJM/2022 tanggal 25 Maret 2022.

“Kami mengharapkan bantuan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan penggunaan LPG 3 kg sebagaimana dimaksud, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” demikian pesan Dirjen Migas Tutuka Ariadji dalam SE itu.

SE itu ditujukan kepada 29 Gubernur yang daerahnya telah terkonversi minyak tanah ke LPG.

Baca juga:  Keberadaan MPP Dinilai Mampu Cegah Pungli dan Korupsi

Sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG 3 Kg, penyediaan dan pendistribusian LPG 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga dan usaha mikro.

Adapun kelompok rumah tangga yang dimaksud yakni, konsumen yang mempunyai legalitas penduduk, menggunakan minyak tanah untuk memasak dalam lingkup rumah tangga dan tidak mempunyai kompor gas.

Sementara untuk usaha mikro yakni, konsumen dengan usaha produktif milik perorangan yang mempunyai legalitas penduduk, menggunakan minyak tanah untuk memasak dalam lingkup usaha mikro dan tidak mempunyai kompor gas.

Baca juga:  Gus Yaqut Resmikan Kantor Kemenag Termegah se-Jawa Barat

Pengguna lain LPG 3kg, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga LPG 3 Kg.

LPG untuk Kapal Penangkap Ikan Bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air Bagi Petani Sasaran, adalah nelayan sasaran dan petani sasaran.

Nelayan Sasaran ialah orang yang mata pencahariannya melakukan penangkapan ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari yang memiliki kapal penangkap ikan berukuran paling besar 5 gros ton (GT). menggunakan mesin penggerak dengan daya paling besar 13 Horse Power.

Baca juga:  Survei Tunjukan Milenial Sangat Khawatir dengan Kerusakan Lingkungan

Sedangkan Petani Sasaran ialah orang yang memiliki lahan pertanian paling luas 0,5 hektare, kecuali untuk transmigran, yang memiliki lahan pertanian paling luas 2 hektare dan melakukan sendiri usaha tani tanaman pangan atau hortikultura. serta memiliki mesin pompa air dengan daya paling besar 6,5 Horse Power.

Bagi restoran, hotel, usaha binatu, usaha batik, usaha peternakan, usaha pertanian (di luar ketentuan Perpres Nomor 38 Tahun 2019 dan yang belum dikonversi), usaha tani tembakau dan usaha jasa las, pemerintah melarang menggunakan LPG bersubsidi itu. (Bo/Skb/cr01)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Sebanyak 140 PT Abal-abal Ditutup Kemenristek
Sayuran Hydroponik Alternatif Persediaan Pangan Saat Ini

Headline

Sayuran Hydroponik Alternatif Persediaan Pangan Saat Ini
Bupati Safrial Pembukaan Diklat K2

Pemerintahan

Bupati Safrial Resmikan Pembukaan Diklat Prajabatan K2

Pemerintahan

Wabup Amir Sakib Pimpin Tim Penilai P2WKSS di Desa Tungkal I

Headline

Pemprov Jabar Beri Bantuan Hp Ke RW Se Jatisampurna
Bupati Safrial Meninjau Revitalisasi Air Bersih

Pemerintahan

Usia 53 Tahun, Tanjab Barat Salurkan Air Bersih Kepada Masyarakat Ulu
Ini Harapan Wakil Wali Kota Bekasi untuk Program Rumah Pintar Kota Layak Anak

Headline

Ini Harapan Tri Adhianto untuk Program Rumah Pintar Kota Layak Anak

Pemerintahan

Bupati Safrial Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan APBD Tahun 2019