Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u8334638/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831
Pemda Diminta Segera Masukan Produk Unggulan ke E-Katalog Lokal

Home / Pemerintahan

Rabu, 25 Mei 2022 - 14:18 WIB

Pemda Diminta Segera Masukan Produk Unggulan ke E-Katalog Lokal

SUARAPENA.COM – Presiden Joko Widodo meminta jajaran pemerintah daerah segera memasukan produk-produk lokal dan unggulan daerah masing-masing ke dalam E-Katalog lokal.

Hal tersebut diminta presiden guna mendorong peningkatan daya beli produk lokal sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya minta kepada gubernur, bupati, wali kota, sekda, yang paling penting sekarang adalah bagaimana produk-produk lokal, produk-produk unggulan itu segera bisa masuk pada E-Katalog lokal,” ujar Presiden dalam keterangan tertulis, Rabu (25/5/2022).

Kepala Negara mengungkapkan, hingga saat ini dari 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota yang ada, baru 46 pemda yang mempunyai E-katalog lokal.

Baca juga:  Skala Prioritas, Kelurahan Jatirangga Singgung Pengadaan SMP Negeri Baru

“Baru 46 pemda, padahal untuk membangun E-katalog lokal ini syaratnya sudah enggak kayak dulu, dulu memang rumit, sekarang sangat simpel,” kata Presiden.

Presiden juga meminta Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP) agar tak mempersulit pengusaha lokal yang ingin mendaftarkan produknya ke E-katalog.

Selain itu, ia pun memperingati agar mewaspadai produk-produk yang masuk ke E-katalog dengan cara aggregator, yaitu produk impor yang membeli merek lokal kemudian didaftarkan ke dalam E-katalog.

“Beli di sana, masukkan sini, beli merek, masukkan E-katalog. Ini yang harus dihindari. Casing saja yang lokal, dalamnya impor semuanya. Hati-hati dengan ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Kantor Imigrasi Kuala Tungkal Sosialisasi Kerja Pasti Aktual

Presiden pun menginginkan organisasi seperti Kadin Indonesia, Hipmi, dan asosiasi pengusaha lainnya untuk mendorong para pengusaha lokal agar menghasilkan produk yang berkualitas.

Tentu dengan desain dan kemasan yang menarik. Serta dengan branding yang juga bagus.

Sehingga, kata Presiden, nantinya semakin banyak produk-produk lokal, produk-produk unggulan daerah itu semuanya masuk ke E-katalog.

“(Dengan begitu) Itu akan men-trigger ekonomi daerah, dan itu saya pastikan membuka lapangan kerja yang banyak di daerah tanpa kita sadari,” tuturnya.

Baca juga:  Kartu Prakerja The First Government Startup, Wajah Layanan Publik di Era Digital

Lebih lanjut, Presiden mengharapkan semakin banyaknya produk lokal yang masuk dalam E-Katalog, dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama yang mendukung produksi produk tersebut.

“Arem-arem masukkan di E-katalog, karena di dalamnya ada telur, ada daging, dan lain-lain misalnya, artinya apa? Pengusaha-pengusaha kecil kita, UMKM kita, akan bisa semuanya berputar.

Kalau kapasitasnya enggak cukup pasti mereka akan ekspansi, kalau ekspansi artinya menambah tenaga kerja, membuka lapangan kerja. Ini tujuan kita,” terang Presiden. (Bo/Skb/cr01)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ayo Dicek, Scan Barcode KK Untuk Mengetahui Status Dokumen Aktif
Foto: Ilustrasi

Pemerintahan

Berikut Aturan Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2022, Simak yuk….

Pemerintahan

Buka Rakor Forum TJSLP 2019, Safrial Minta Perusahaan Tingkatkan Kualitas

Pemerintahan

May Day 2021, Kemnaker dan BPJamsostek Salurkan 18 Ribu Sembako
Bantargebang Terapkan Pengolahan Sampah Proses Termal

Headline

Bantargebang Terapkan Pengolahan Sampah Proses Termal
Ribuan CPNS Kabupaten Bekasi Bakal Ikuti CAT di Bandung

Headline

Ribuan CPNS Kabupaten Bekasi Bakal Ikuti CAT di Bandung
Anggota Bidang Promosi dan Humas Dewan Kerajinan Nasional, Ana Maria Plate

Ekbis

Lewat Gernas BBI, Kemenkominfo Angkat Produk Unggulan Perajin Tenun di NTT
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian

Pemerintahan

Mendagri Optimis IKN Akan Berdampak Positif di Kaltim