Home / Headline / News

Sabtu, 17 Juni 2017 - 19:11 WIB

Pengemudi Truk Besar Harus Perhatikan Larangan Melintas pada H-4 Lebaran 2017 Ini

Kendaraan truk bertonase besar melintas d Jalan Tol Jakarta - Cikampek. Foto: Suarapena.com

Kendaraan truk bertonase besar melintas d Jalan Tol Jakarta - Cikampek. Foto: Suarapena.com

SUARAPENA.COM – Larangan melintas berlaku bagi kendaraan bertonase berat di jalur tol Jakarta-Cikampek terhitung H-4 sampai H+4 Lebaran Idulfitri 2017. Kebijakan itu diberlakukan oleh PT Jasa Marga (Persero) dengan pengawasan pihak kepolisian dan pemerintah setempat.

”Empat hari menjelang lebaran, truk dilarang melintas di tol,” ujar Humas Jasamarga Cabang Jakarta – Cikampek, Handoyono, Sabtu (17/6/2017).

Menurut dia, pelarangan itu sebenarnya dilakukan mulai H-7, namun diklasifikasikan dengan jenis truk dan muatanya. Untuk truk muatan tambang baik pasir maupun batu barang dilarang melintas sejak H-7 hingga H+7. Sementara truk container dari sejumlah perusahaan industry sudah tidak boleh melintas pada H-4 – H+4.

Baca juga:  Jasa Marga Dukung Program Less Cash Society Melalui Fun Rally GNNT

”Aturan ini sesuai dari edaran Kementrian Perhubungan,” jelasnya.

Handoyono menjelaskan, pelarangan truk melintas di ruas jalan tol, karena bersamaan dengan musim mudik. Diperkirakan, pada empat hari jelang lebaran kendaraan melintas sudah mulai banyak. Sebab, pemicu kemacetan di Jakarta – Cikampek adalah kendaraan tonase besar.

Apalagi, kata dia, di ruas tol Jakarta – Cikampek banyak dilintasi truk besar, karena sepanjang jalur itu dipenuhi kawasan industri. Untuk itu, pihaknya meminta kepada pengusaha agar mematuhi imbauan tersebut. Jika masih melintas akan ditindak tegas dengan mengeluarkan digerbong tol terdekat.

Baca juga:  KPU Umumkan Nama Caleg Mantan Terpidana Korupsi, Ini 49 Nama Mereka

Sementara AVP Corporate Communication PT Jasamarga Tbk, Dwimawan Heru menambahkan, kebijakan larnagan melintas tidak berlaku bagi kendaraan tertentu. Dalam hal ini yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat seperti truk pengangkut sembako dan truk pengangkut BBM.

”Pihak kepolisian bertugas mengawasi pelanggaran terhadap kebijakan itu,” katanya.

Dia menegaskan, jika ada pelanggaran, pihaknya meminta kepolisian untuk menindak tegas pengendara truk dan mengintensifkan pemeriksaan terhadap surat-surat jalan yang dibawa oleh pengendara truk.

Baca juga:  Prediksi Jasa Marga Arus Balik Libur Maulid Nabi Capai 92 Ribu Kendaraan

Terpisah, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi, Darwoto mengatakan, pihaknya akan mentaati imbauan tersebut. Pengusaha memastikan tak ada truk perusahaan beroperasi mulai lima hari jelang lebaran.

”Kami sudah terbiasa, bukan kali ini saja,” katanya.

Menurut dia, perusahaan sudah mengantisipasinya jauh-jauh hari terkait pelarangan ini. Meski begitu, Kepolisian juga memberikan dispensasi khusus kepada perusahaan yang ingin menggunakan truknya melintas di jalan tol, tapi dengan catatan.

”Kalau mendesak diperbolehkan,” katanya. (sng)

Share :

Baca Juga

Nonton bareng bhayangkara vs Persib

Headline

Ramai, Nonton Bareng Bhayangkara FC Dijejali Bhara Mania di Epicentrum Walk
arus balik, jasa marga

Headline

Prediksi Jasa Marga Arus Balik Libur Maulid Nabi Capai 92 Ribu Kendaraan

Ekbis

Dampak Ekspor Impor, Ekonomi Jakarta Melemah
alfamart gandeng veteran

News

Alfamart Cileungsi Gandeng Veteran Rayakan Hari Kemerdekaan RI ke 73
Karateka Indonesia Rifki Ardiansyah Arrosyid

Headline

Kalahkan Karateka Iran, Rifki Sumbang Emas untuk Indonesia
model ekonomi

Ekbis

Daya Beli Masyarakat Menurun, Pakar Tawarkan Model Ekonomi Berkeadilan
Panwaslu Kota Bekasi

Headline

Sepuluh Laporan Pelanggaran Pilkada Masuk ke Panwaslu Kota Bekasi
Tahun Baru China 2569, Dimsum Hotel Santika

Headline

Sambut Tahun Baru China 2569, Dimsum Khas Negeri Tirai Bambu Hadir di HSP KHI