Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u8334638/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831
PMK Mewabah, Begini Syarat Sah Hewan Kurban Menurut MUI Jateng

Home / Suara Jateng

Rabu, 22 Juni 2022 - 23:46 WIB

PMK Mewabah, Begini Syarat Sah Hewan Kurban Menurut MUI Jateng

Ketua Umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji

Ketua Umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji

SUARAPENA.COM – Mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak membuat masyarakat agak sedikit resah akan hal tersebut.

Lantaran hal itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah KH Ahmad Darodji menguraikan syarat sah hewan kurban saat hari raya idul adha.

Ia mengatakan, MUI pusat telah berfatwa dengan kondisi saat ini. Ia menyebut, jika hewan yang kena PMK berat tak boleh dijadikan hewan kurban.

Baca juga:  Bupati Cup III Kebumen Berikan Hadiah 35 Juta bagi Pemenang

“Berdasarkan fatwa MUI (pusat), hewan yang terkena PMK yang sampai berat saat akan disembelih, lumpuh, tidak bisa jalan, atau tidak mau makan, tidak boleh dikurbankan atau menjadi hewan kurban,” ujar Darodji dalam keterangan tertulis, Rabu (22/6/2022).

Ia juga menerangkan, jika sampai hari nahar habis, atau tasyrik habis belum sembuh, hewan itu hanya akan menjadi sodakoh, bukan hewan kurban.

Baca juga:  Gubernur Jateng Bawa Pulang Dua Penghargaan dari Baznas

“Kecuali kalau sembuh sebelum hari nahar atau hari tasyrik, yaitu Hari Iduladha hingga tiga hari berikutnya.

Catatannya, apabila dia (hewan bergejala) ringan yaitu hanya sakit sedikit, Insyaallah ini bisa diatasi dengan vaksinasi pemerintah. Maka MUI membolehkan hewan itu menjadi hewan kurban,” jelasnya.

Darodji pun berharap agar masyarakat yang ingin berkurban dapat memilih hewan kurban yang bersertifikat.

Ia juga mengingatkan agar hewan yang dibeli dijaga agar tak terkena PMK. Jika memang terkena PMK, agar secepatnya bisa disembuhkan.

Baca juga:  Wajah Baru Stadion Jatidiri, Ganjar Pranowo Tersenyum

“Kalau hewan kurban biasanya ada semacam sertifikat, ada bukti bahwa hewan itu sehat dan layak untuk disembelih.

Jagalah hewan kurban yang sudah dibeli. Jangan sampai terkena PMK. Jika terkena, segera sembuhkan. Saya kira itu anjuran dari MUI, yang sudah keluar tausiahnya,” pungkasnya. (Ms/cr07)

Share :

Baca Juga

Suara Jateng

Satu Tahun Menunggu Vaksin, Akhirnya Warga Disini Senang

Suara Jateng

Capai Triliunan Rupiah, Uang Ganti Kerugian Tol Yogyakarta-Bawen Disiapkan
Bupati Kebumen Arif

Suara Jateng

Tanam Sayuran Jadi Implementasi Tani Mulyo dan Kembang Kenari
mubeng kebumen

Suara Jateng

Arif Sugiyanto Ajak Pimpinan OPD Tidur di Rumah Warga

Suara Jateng

Kenang Jasa Pahlawan, Bupati Kebumen Ubah Nama Jalan
athan siahaan, fashion show di tengah sawah

Lifestyle

Sejarah Baru, Fashion Show Digelar Langsung di Tengah Sawah

Suara Jateng

Bupati Kebumen Minta Semua Pihak Waspadai Ancaman Terorisme

Suara Jateng

Perayaan Imlek di Kelenteng Kong Ling Bio Temanggung Dibatasi