Home / Hukrim / News

Rabu, 2 Maret 2022 - 21:43 WIB

Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti Miras Ilegal di Bekasi

Kombes Pol Hengki (tengah) saat melakukan konferensi pers terkait pabrik minuman keras (miras) rumahan jenis ciu di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/3/2022).

Kombes Pol Hengki (tengah) saat melakukan konferensi pers terkait pabrik minuman keras (miras) rumahan jenis ciu di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/3/2022).

SUARAPENA.COM – Jajaran Polsek Jatiasih dan Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota  membongkar pabrik minuman keras (miras) jenis arak putih atau ciu.

Hal itu terkuak di Perumahan Bumi Dirgantara Permai (BDP), Jalan Dirgantara Raya RT 01/RW 08 Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi pada Jumat, 25 Februari 2022 lalu.

Satu tersangka berinsial PS alias A Cong (45) asal Singkawang, Kalimantan Barat diamankan polisi berserta barang bukti kemasan ciu siap edar.

Baca juga:  Program PTSL 2021 Di Pondok Gede Lambat, Ombudsman Jakarta Raya Soroti Kinerja BPN Kota Bekasi

“Kita rilis pengungkapan kasus yaitu produksi atau pembuatan minuman keras jenis ciu,” kata Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki, Rabu (2/3/2022).

Hengki menerangkan, pengungkapan kasus bermula adanya informasi masyarakat di sekitar Perumahan BDP‎ yang resah dengan aroma menyengat seperti bau cuka yang pekat di sekitar perumahan mereka.

Dari hasil informasi masyarakat, polisi melakukan pengecekan di lapangan dan mendapati sebuah rumah yang memproduksi minuman keras jenis ciu.

“Hal ini dilakukan oleh tersangka yang tidak memiliki legal yang diatur atau sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Artinya ini ilegal,” tuturnya.

Baca juga:  Bakal Naik Kelas, UMKM Kini Punya Rumah Promosi di Sarinah

Dalam penangkapan itu, beberapa barang bukti turut  diamankan, diantaranya 10 dus ciu dan berbagai macam bahan untuk campuran pembuatan ciu.

“Kita amankan 10 dus sampel miras berjenis ciu, 8 Jerigen berisikan ciu, gula pasir, beras, ragi, galin air, 1 pax botol plastik 600 mililiter, 1 Pax tutup botol, 3 alat ukur alkohol atau alcoholometer dan 1 mesin pompa air,” bebernya.

Baca juga:  Masyarakat Diminta tak Berkerumun Saat Malam Pergantian Tahun

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka PS alias A Cong (45) dijerat Pasal 204 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal selama 15 tahun.

Pasal 142 juncto Pasal 91 ayat (1) UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman selama-lamanya 6 bulan.

Pasal 106 juncto Pasal 24 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (Bo/cr07)

Share :

Baca Juga

Headline

Minimalisir Banjir, Ahmad Syaikhu Tawarkan Konsep Zero Run Off

Headline

Ciptakan Suasana Puasa Kondusif, Polisi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras
Ketua KPK Firli Bahuri saat melakukan konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (6/1/2022).

News

KPK Akan Dalami Keterlibatan DPRD Pasca OTT Wali Kota Bekasi
Menista Agama

Headline

Tulis Komentar Menista Agama, Bocah 15 Tahun di Bekasi Diciduk

Hukrim

Pelecehan Seksual Dominasi Laporan Kasus Anak ke KPAD Bekasi
Sekretariat Presiden dan Buddha Tzu Chi Sumbangkan Sembako

Headline

Sekretariat Presiden dan Buddha Tzu Chi Sumbangkan Sembako
Iwo dukung perbasi

News

IWO Kota Bekasi Dukung Pengembangan Prestasi Atlet Perbakin

News

Ini Pesan Beny Sang Surya di Harlah PMII ke 62