Scroll untuk baca artikel
Par-Pol

Puluhan Perguruan Tinggi Ditutup, Ketua DPR: Jangan Sampai Ada Mahasiswa Terlantar dan Dosen Menganggur

×

Puluhan Perguruan Tinggi Ditutup, Ketua DPR: Jangan Sampai Ada Mahasiswa Terlantar dan Dosen Menganggur

Sebarkan artikel ini
Ketua DPR RI Puan Maharani soroti penutupan puluhan perguruan tinggi.
Ketua DPR RI Puan Maharani soroti penutupan puluhan perguruan tinggi.

Suarapena.com, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti penutupan sejumlah perguruan tinggi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Puan meminta Pemerintah memberikan kepastian bagi mahasiswa dan dosen perguruan-perguruan tinggi tersebut.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Jangan sampai ada mahasiswa yang terlantar dan dosen yang menganggur karena tidak mendapatkan tempat baru untuk melanjutkan pendidikan dan pekerjaan. Ini harus dilakukan demi kualitas pendidikan di Indonesia,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/5/2023). 

Berita Terkait:  Berkunjung dan Diajak Keliling, Puan Harap Lokananta Jadi Tempat Berkumpul Anak Muda

Berdasarkan catatan Kemendikbudristek hingga per 25 Mei, terdapat 23 perguruan tinggi yang dicabut izin operasionalnya. Pencabutan izin itu merupakan tindak lanjut dari 52 pengaduan masyarakat. Sementara itu pada tahun 2022, ada 31 perguruan tinggi yang izinnya dibekukan.

Berita Terkait:  Kurangi Beban Rakyat, Harga Kebutuhan Pokok Harus Dikendalikan

Adapun alasan penutupan dan pembekuan perguruan tinggi itu dikarenakan beberapa hal, diantaranya mulai dari sudah tidak memenuhi ketentuan standar pendidikan tinggi, melaksanakan pembelajaran fiktif, melakukan praktik jual beli ijazah, adanya penyimpangan pemberian beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), serta perselisihan badan penyelenggara sehingga pembelajaran tidak kondusif.

Terlepas dari persoalan yang ada, Puan mengingatkan Pemerintah untuk memiliki program alternatif lain bagi mahasiswa dan dosen yang perguruan tinggi atau universitasnya ditutup. Baik skema perpindahan mahasiswa ke universitas lain dengan memperhitungkan banyak aspek hingga fasilitas tempat bekerja baru bagi dosen.

Berita Terkait:  Harga Daging Ayam dan Telur Naik, Pemerintah Diminta Cari Solusi Nyata

“Penutupan perguruan tinggi jangan sampai menghambat proses belajar mengajar, dan mempengaruhi kesejahteraan pendidik. Sehingga mahasiswa yang betul-betul belajar dapat menyelesaikan pendidikan hingga mendapatkan gelar pendidikan yang dicita-citakan,” pungkas Legislator Dapil Jawa Tengah V itu. (Sp/gal/aha)