Home / Headline / Parlemen

Senin, 24 September 2018 - 16:46 WIB

Ribuan Honorer Beraksi, DPRD Kabupaten Bekasi Lakukan Ini

Ribuan massa tenaga honorer yang tergabung dalam Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kabupaten Bekasi saat beraksi menyuarakan sejumlah tuntutan.

Ribuan massa tenaga honorer yang tergabung dalam Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kabupaten Bekasi saat beraksi menyuarakan sejumlah tuntutan.

SUARAPENA.COM – Ribuan guru honorer yang tergabung dalam Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kabupaten Bekasi lakukan aksi demonstrasi di Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (24/9/2018).

FPHI meminta agar Pemda Kabupaten Bekasi memenuhi beberapa tuntutan yakni mengangkat seluruh honorer yang ada di Kabupaten Bekasi melalui SK Bupati, meningkatkan kesejahteraan guru honorer, memberikan jaminan kesehatan, dan memasukan data honorer dalam data base BKD Kabupaten Bekasi.

Baca juga:  FPHI Kota Bekasi Ajukan Lima Tuntutan kepada Pemerintah Daerah

Menanggapi aksi honorer tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno mengaku mengapresiasi apa yang diperjuangkan para tenaga honorer. Menurutnya, banyak persoalan guru honorer belum terselesaikan hingga  seperti menjadi gunung es.

“Ini bentuk nyata, bahwa terdapat banyak permasalahan honorer yang sudah menggunung seperti gunung es, yang sebagian disuarakan rekan-rekan honorer hari ini ke Pemkab Bekasi,” kata Nyumarno.

Nyumarno siap melakukan upaya kongkrit sebagai wakil rakyat. Dia menjelaskan, pengangkatan honorer  terganjal adanya PP 48 tahun 2005, PP 56 tahun 2012 yang melarang semua pejabat pembina kepegawaian yaitu kepala daerah dan pejabat lain di lingkungan instansi dilarang mengangkat honorer atau sejenisnya.

Baca juga:  10 Kendaraan di Terminal Induk Kota Bekasi Dilarang Angkut Pemudik

Selain itu, terdapat Permendagri No.814.1/169/SJ tanggal 10 Januari 2013 yang menegaskan larangan pengangkatan tenaga honorer.

“Mungkin kendala itulah yang harus segera dicarikan solusi bersama,” ujar Nyumarno.

Baca juga:  Kecamatan Bekasi Timur Helat Sosialisasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Bagi Aparatur

Dia menambahkan, Komisi IV DPR Kabupaten Bekasi segera melakukan rapat internal bersama Ketua DPRD menyikapi aksi para tenaga honorer. Kesepakatan yang didapat dalam rapat internal tersebut adalah usulan agar dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) Tenaga Honorer Kabupaten Bekasi.

“Pokja tenaga honorer Kabupaten Bekasi inilah yang nanti akan melakukan pembahasan terkait honorer, baik peningkatan kesejahteraan, jaminan kesehatan, atau pun status kepegawaian tenaga honorer,” pungkas Nyumarno. (ars)

Share :

Baca Juga

Headline

BPK RI Jawa Barat Umumkan 11 Kota/Kabupaten Peraih WTP

Headline

DPR RI Angkat Suara Terkait Kasus Meninggalnya Siswa SMA Taruna Nusantara
Perempuan Pertama yang Menjadi Ketua DPR RI, Politikus PDI Perjuangan Puan Maharani

Kultural

Tumbuh Kuatkan Budaya Literasi Dimulai Dalam Lingkup Keluarga
Fadil Sausu, Bali United

Headline

Jamuan Serdadu Tridatu, Bali United Hujani 5 Gol ke Gawang Barito Putera
camping ceria

Headline

Camping Ceria, Cara KPA Cempala Sambut Hari Jadi dan Sumpah Pemuda
Petugas Kesehatan

Headline

Pasien Jangan Khawatir, Meski Lebaran Layanan Kesehatan Tetap Berjalan
Ferrry Juliantono - Daris - Gerindra, Ferrry Juliantono - Daris - Gerindra, Ferrry Juliantono - Daris - Gerindra, Ferrry Juliantono - Daris - Gerindra, Ferrry Juliantono - Daris - Gerindra, Ferrry Juliantono - Daris - Gerindra

Headline

Daris Sebut Ferry Juliantono Calon Gubernur Pilihan Warga Jawa Tengah
Petugas satuan polisi pamong praja Kota Bekasi saat melakukan inspeksi mendadak di ruko yang melanggar peruntukkan. Foto: Istimewa

Headline

Toko Kue Jadi Tempat Ibadah Disidak Satpol PP di Bekasi