Home / Pendidikan

Minggu, 16 April 2017 - 21:03 WIB

Sekolah Penyelenggara UNBK Sedikit, Jumlah Peserta UNBK Lebih Banyak

SUARAPENA.COM – Dari total SMA/MA sebanyak 20.553, jumlah sekolah penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) lebih sedikit. Kendati demikian, jumlah siswa peserta UNBK lebih banyak dari jumlah peserta UN berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Pada UN tahun 2017, terdapat 9.661 sekolah penyelenggara UNBK dan 10.892 sekolah penyelenggara UNKP. Dari jumlah sekolah tersebut, terdapat 1.145.341 siswa yang menjadi peserta UNBK. Sementara jumlah peserta UNKP hanya 666.878 siswa.

Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Dadang Sudiyarto mengatakan, hal tersebut terjadi karena adanya resource sharing atau berbagi sumber daya antarsekolah penyelenggara ujian.

“Jadi sekolah yang tidak mampu menyelenggarakan UNBK secara mandiri ini kita menyebutnya bukan menumpang ke sekolah lain, melainkan terjadi resource sharing,” ujar Dadang dalam konferensi pers tentang Ujian Nasional jenjang SMA/MA di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Dari 9.661 sekolah penyelenggara ujian ini, sebanyak 7.689 sekolah menyelenggarakan UNBK secara mandiri, sedangkan 1.972 sekolah bergabung dengan sekolah lain, baik sesama jenjang (SMA/MA/SMK), maupun  berbeda jenjang (SMP/MTs). Secara nasional, ada tiga provinsi yang seluruh sekolahnya menyelenggarakan UNBK SMA/MA, yaitu Provinsi DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Bangka Belitung.

Baca juga:  Kepala Sekolah SD dan SMP Komitmen Penyampaian LKPD Tepat Waktu

Setelah UN jenjang SMA/MA, Kemendikbud masih memiliki rangkaian pelaksanaan ujian nasional berupa UN SMP/MTs, Ujian Susulan untuk SMA/SMA/MA/MAK, Ujian Susulan untuk SMP/MTs, dan UN Pendidikan Kesetaraan (Paket B dan Paket C). Ujian Susulan untuk SMA/MA/SMK/MAK akan berlangsung dua hari, yaitu tanggal 18 dan 19 April 2017.

Baca juga:  Soal Literasi, Kemendikbud dan DPR Dorong Terwujudnya Undang-undang Sistem Perbukuan

“Ujian Susulan ini diperuntukkan bagi peserta yang berhalangan ikut UN (jadwal regular) karena sakit atau alasan tertentu. Ujian Susulan juga untuk peserta ujian tersebut kemarin yang mengalami gangguan teknis saat ujian,” kata Dadang.

Baca juga:  Mendikbud Larang Guru Berikan PR Matematika kepada Siswa, Kenapa?

Ia menambahkan, khusus untuk Provinsi DKI Jakarta, karena tanggal 19 April akan digelar pilkada, maka Ujian Susulannya akan berlangsung pada tanggal 18 dan 20 April 2017. Kemudian, UN Pendidikan Kesetaraan untuk Paket C akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 15 dan 16 April 2017, sedangkan gelombang kedua tanggal 22 dan 23 April 2017. (sng/des)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

BKK SMKN 2 Kota Bekasi Tetap Berjalan dan Ikuti Protokol Kesehatan

Pendidikan

Siswa Kelas VI SDN Kota Baru II Berbagi Takjil bagi Pengendara
Resmi, STMIK Mitra Karya Naik Kelas jadi Univeritas

Headline

Resmi, STMIK Mitra Karya Naik Kelas jadi Univeritas

Headline

Serahkan 1.500 KIP, Jokowi Ikat Janji dengan Siswa di Tasikmalaya
cetak biru pendidikan nasional

Pendidikan

Kemendikbud Gelar Dialog Bahas Cetak Biru Pendidikan Nasional

Pemerintahan

Kelurahan Senyerang Deklarasi Komitmen Progam Kelana
Ali Fauzy, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi

Pendidikan

Bagaimana Nasib 72 Siswa Terlantar di Bekasi?

Pemerintahan

Sebanyak 140 PT Abal-abal Ditutup Kemenristek