ParlemenPolitikSuara Jambi

Soal Intrik Anggota Dewan, BK Tak Urung Bergerak

SUARAPENA.COM – Tak urung bergerak, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Tanjab Barat masih memilih diam soal dugaan adanya intrik dan perseteruan antara Ketua Komisi III dan Waket DPRD Tanjab Barat. Meski sudah sempat memanas, BK berkilah belum mendapat laporan resmi.

Ketua BK DPRD Tanjab Barat, H Abdurrahman mengaku belum ada laporan terkait perseteruan anggota dan unsur pimpinan. Ia berkilah harus menjalankan prosedur standar untuk menyikapi setiap persoalan yang terjadi dijajaran legislativ termasuk dengan adanya aduan resmi.

“Sejauh ini belum ada laporan, kita ada aturan dan tidak bisa main pangil aja. Kita tunggu laporanlah,” ujarnya

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Tanjab Barat, Suhatmeri menyarankan agar BK segera merespon persoalan yang terjadi. Langkah ini dipandang perlu, untuk menjaga dan meminimalisir kisruh agar tidak terus meluas.

Persoalan yang terjadi dianggap riskan sehingga perlu segera diselesaikan untuk tetap menjaga keharmonisan intern dewan.

“Saran saya ketua BK untuk segara memanggil kedua belah pihak untuk duduk bersama menyelesaikan permasaalahan kesalahpahaman ini, supaya jangan sampai berkembang luas,” tutur H Suhatmeri kepada awak media belum lama ini.

Dugaan intrik dan perseteruan antara Ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat, Hamdani dan Wakil Ketua II DPRD Tanjab Barat, Syafril Simamora ang sempat viral di kalangan warga dan jejaring sosial lokal.

Adanya perbedaan sudut pandang antara dua anggota Dewan awalnya dipicu ketidak hadiran Kabid Bina Marga DPUPR, Arif Sambudi saat rapat mitra kerja komisi III. Rumor yang tersebar, absenya Kabid BM diduga lantaran lebih memilih turun kelapangan bersama wakil ketua pimpinan DPRD ketimbang menghadiri rapat.

Sontak hal ini mengundang kecewaan beberapa anggota Komisi III DPRD Tanjab Barat. ketua Komisi III, Hamdani bahkan mengeluarkan pernyataan pedas yang menuding adanya unsur kesengajaan dalam ketidak hadiran Kabid BM dalam rapat.

Persoalan ini menjadi bola panas setelah wakil ketua pimpinan DPRD Tanjab Barat M. Safril Simamora balas mengeluarkan peyataan yang tak kalah pedas. Politisi partai PAN mengakui ketidak hadiranya saat sidang lantaran sedang menjalankan tugas dan amanhnya sebagai perwakilan rakyat.

Syafril Simamora juga menuding pihak Komisi III yang dianggap kurang efektiv dan efisien dalam menjalankan tugas pengawasan. (bin)

Tags
Show More
Back to top button
Close
Close