Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u8334638/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831
Soal Penghapusan TKK, Wakil Ketua DPRD Desak Pemkab Bekasi Carikan Solusi

Home / Parlemen & Politik / Suara Jabar

Kamis, 30 Juni 2022 - 14:37 WIB

Soal Penghapusan TKK, Wakil Ketua DPRD Desak Pemkab Bekasi Carikan Solusi

SUARAPENA.COM – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bekasi, Soleman mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi agar mencari solusi, terkait adanya penghapusan tenaga kerja honorer oleh pemerintah pusat. Sehingga, pekerjaan yang dilakukan oleh tenaga honorer bisa dimaksimalkan dengan cara lain.

“Saya menilai seleksi pada rekrutmen PPPK sangat dibutuhkan. Namun, saran saya untuk tetap memberi pengecualian bagi guru yang telah mengajar belasan hingga puluhan tahun,” kata Soleman.

Baca juga:  Pengurus PMI Kabupaten Bekasi 2021-2026 Dilantik

Soleman mengatakan, dalam waktu dekat ini DPRD Kabupaten Bekasi akan melakukan rapat untuk membahas rekrutmen seleksi PPPK. Apalagi, Pemkab Bekasi juga perlu menciptakan kebijakan yang lebih solutif dan berlapis.

“Sebab terjadi saat ini pemerintah tidak dapat menempatkan guru dan tata kelola yang baik dan merata. Akhirnya, kekurangan guru yang berkualitas dan ini menjadi seolah akan ada persoalan,” ujar dia.

Baca juga:  Sulit Buktikan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Tanjab Barat Ajak Masyarakat Parsitipatif

Pria yang menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan ini menyarankan Pemkab Bekasi, agar para guru senior yang belum lulus seleksi PPPK, yang hendak ingin menjadi guru PNS dapat dipertimbangkan oleh pemerintah, untuk diangkat menjadi tenaga kependidikan PNS.

“Saya rasa ini penting yang sudah mengabdi belasan tahun. Karena sebagai bentuk penghargaan akan pengabdian mereka selama bertahun-tahun sebagai guru,” imbuhnya.

Baca juga:  Soal Upah, Pegawai Honorer IPHI dan IBHI Datangi DPRD Kabupaten Bekasi

Soleman menjelaskan, terdapat beberapa permasalahan yang selama ini terjadi terkait guru honorer, antara lain, gaji yang rendah, kurangnya penghargaan serta tidak adanya kesempatan mengikuti pelatihan layaknya guru PNS.

“Memang kualifikasi yang perlu dimiliki oleh tenaga kependidikan mungkin tidak sekompleks guru, namun ini bisa diajarkan melalui berbagai pelatihan,” tandas pria berkacamata ini. (Sng)

Share :

Baca Juga

Headline

Intan Fauzi: Pemuda Harus Berperan Aktif Turut Mencegah Covid-19
Plt Walikota Bekasi Tri Adhianto saat melakukan sidak ke Terminal Bekasi dan mengunjungi salah satu PO Tiketing di Terminal Kota Bekasi, Jumat (29/4/2022).

Suara Jabar

Sidak ke Terminal, Mas Tri dapati Pemudik Terlantar Gegara Ini
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Anggia Erma Rini

Parlemen & Politik

DPR Nilai Perlu Adanya Langkah Strategis Atasi PMK

Suara Jabar

Atasi Macet, Satpol PP Tertibkan Bangli di Jalan Raya Bosih

Parlemen & Politik

Kembalikan Formulir Pendaftaran di Kantor PKS, Muklis Patahkan Rumor Niatan Main-main

Parlemen & Politik

PKB Minta Mahasiswa Lebih Kritis dan Mengedepankan Disiplin Keilmuan

Suara Jabar

Ini Capaian Vaksin Covid-19 Hingga Februari 2022 di Kabupaten Bekasi
Pesaing Kuat Rahmat Effendi, Bekasi Institute

Headline

Ini Tiga Nama Pesaing Kuat Rahmat Effendi di Pilkada Kota Bekasi 2018