Home / Politik

Selasa, 25 Juli 2017 - 19:55 WIB

Tidak Tempati Posisi Ketua AKD, Tandjung Gerindra: Sah-sah Saja

Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi Ibnu Hajar Tanjung (kiri) dan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bekasi Sodikin (kanan).

Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi Ibnu Hajar Tanjung (kiri) dan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bekasi Sodikin (kanan).

SUARAPENA.COM – Partai Gerindra sebagai salah satu pemilik kursi terbanyak keempat dikabarkan tak mampu menempati posisi ketua dalam struktur Alat Kelengkapan Dewan (AKD) komisi di DPRD Kota Bekasi.

Menanggapi persoalan ini, Ibnu Hajar Tandjung, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bekasi mengungkapkan, ada fenomena internal para anggota dewan yang bisa merubah sebuah kesepakatan.

“Dari awal memang sudah ada diskusi dan kesepakatan bersama bahwa setiap partai pemenang mendapatkan posisi ketua di sejumlah AKD. Tapi dalam perjalanannya, pasti ada fenomena politik di dalam internal dewan. Jadi sah-sah saja,” jelasnya, Minggu (23/7/2017).

Pria yang akrab disapa Tandjung ini mengatakan, dirinya sudah legowo untuk menerima posisi hanya sebagai wakil ketua disejumlah AKD DPRD Kota Bekasi. Di dalam internal DPRD sendiri, Partai Gerindra tidak cukup kuat untuk memperoleh dukungan saat dilakukannya pengambilan suara atau vooting pada pemilihan posisi ketua AKD.

Dirinya pasrah dan menerima dengan lapang dada hasil putusan internal DPRD Kota Bekasi terkait posisi AKD Partai Gerindra yang hanya sebatas wakil ketua.

“Setidaknya tahun ini masih ada peningkatan. Sebelumnya kan Gerindra hanya mendapat dua posisi wakil ketua di internal dewan. Tapi saat ini ada tiga posisi wakil ketua di AKD yang diduduki Partai Gerindra, seperti Wakil Ketua Komisi II, Komisi III, dan Wakil Ketua Badan Kehormatan,” imbuhnya.

Sementara Pengamat Politik, Jiwang Jiputro menyangkan Partai Gerindra yang meraih 6 kursi di DPRD Kota Bekasi, namun tidak mendapat jatah ketua AKD.

“Alhasil, Gerindra yang menempakan kursi di dewan tidak mendapat jatah ketua AKD diberbagai komisi juga kelengkapan dewan lainnya seperti badan anggaran, badan legislasi, dan lain-lain,” ujar Jiwang.

Padahal menurutnya, kader Gerindra ada yang menjadi salah satu pimpinan di DRPD Kota Bekasi dengan menempati posisi sebagai Wakil Ketua DPRD.

“Sayang sekali, kan jika Gerindra tidak mendapat posisi ketua di AKD. Padahal salah satu kadernya ada yang jadi wakil ketua dewan. Tapi tidak bisa berbuat banyak untuk menempatkan anggota fraksinya di posisi strategis di AKD,” tukasnya. (sng)

Share :

Baca Juga

Semprot Disinfektan, PPP Turut Upayakan Pencegahan Covid-19

Parlemen

Semprot Disinfektan, PPP Turut Upayakan Pencegahan Covid-19

Politik

Persiapan Pilkada 2018, KPUD Kota Bekasi Butuh 9.900 Kotak Suara
Aklamaasi, PK KNPI Tambun Utara Dipimpin Hasan Ashari

Politik

Aklamaasi, PK  KNPI Tambun Utara Dipimpin Hasan Ashari

Politik

Mufakat Tolak Dendam Ilir-Ulu, Supardi Siap Dampingi Muklis Maju Pilkada

Politik

Suguhkan Janji Pemberdayaan, Hellius Pastikan Maju Calon Bupati Tanjab Barat
Wacana Penggabungan ke Jakarta, Apakah Kota Bekasi Bangkrut

Headline

Wacana Penggabungan ke Jakarta, Apakah Kota Bekasi Bangkrut?
Kandidat Pendamping M2

Headline

Ini Tiga Kandidat Pendamping M2 di Pilkada Kota Bekasi 2018
Siap Jihad, Santri Se-Indonesinesa Siap Menangkan Jokowi-Amin

Headline

Siap Jihad, Santri Se-Indonesia Siap Menangkan Jokowi-Amin