Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u8334638/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831
Tipu Belasan Wartawan, Dinkes Tanjab Barat Dinilai Sengaja Lecehkan Profesi Jurnalis

Home / News / Pemerintahan / Suara Jambi

Rabu, 25 September 2019 - 13:22 WIB

Tipu Belasan Wartawan, Dinkes Tanjab Barat Dinilai Sengaja Lecehkan Profesi Jurnalis

SUARAPENA.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi dituding sudah melakukan penipuan terhadap belasan wartawan media cetak harian dan online yang bertugas liputan di wilayah Kabupaten Tanjab Barat.

Bukan tanpa alasan, tudingan ini terlontar lantaran pihak Dinkes Tanjab Barat sengaja membatalkan sepihak agenda Jumpapers berasama awak media yang rencananya dijadwalkan pukul 10.00wib di Kantor Dinkes Tanjab Barat, pagi Rabu (25/9).

Sikap ini dinilai sangat tidak profesional dan menciderai profesi jurnalis yang seyogyanya menjadi pilar kelima demokrasi di negeri tercinta Indonesia.

Kekecewaan ini diungkapkan salah satu jurnalis senior, A Silalahi yang ditemui usai pembubaran sepihak agenda jumpa pers Dinkes Tanjab Barat.

“Kita dikabarkan diundang. Tetapi tidak ada sambutan tangan atau sekedar informasi penjelasan pembatalan jumpa pers,” tuturnya.

Menurutnya, pihak Dinkes tidak menjalankan profesionalisme kerja yang mencerminkan sikap sebagai corong pemerintah di bidang pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca juga:  Ditolak 7 Rumah Sakit di Bekasi, Pasien BPJS Ini Terpaksa Berobat ke Jakarta

Padahal, menurutnya pada agenda jumpa pers kali ini bakal diulas mengenai lanjutan penanganan kesehatan masyarakat usai terdampak kabut asap.

“Intinya Kita merasa kecewa. Mereka (Dinkes Tanjab Barat, red) menganggap sepele persoalan ini. Yang sudah lalu dibiarkan berlalu,” ujar Silalahi.

“Padahal tidak demikian, meski kabut asap sudah terurai. Tetapi kita ingin tahu lanjutan dan sikap dari dinkes tentang penanganan korban yang sudah terdampak,” sambungnya.

Hal senada juga dituturkan Rita Gunawan, wartawan lain yang juga menjadi salah satu Kartini Jurnalisme di Kabupaten Tanjab Barat.

Baca juga:  Sejarah Baru, Ade Puspita Kini Pimpin Golkar Kota Bekasi

Rita merasa dilecehkan dalam menjalankan profesi kerjanya sebagai pencari dan penyebar informasi. Bahkan sikap Dinkes Tanjab Barat dinilai melebihi ambang batas kewajaran dalam memberikan pelayanan masyarakat atau sekedar menghormati tamu undangan.

“Itu sikap kurangajar. Kami sudah nunggu dari pagi sampai hampir tengah hari. Tapi tidak ada satupun pejabat yang mau nerima atau sekedar memberi penjelasan. Tahu-tahu dibatalkan sepihak. Padahal disini statusnya kami diundang,” papar Rita dengan nada kesal.

Ia juga menyayangkan sikap beberapa pejabat ASN Dinkes Tanjab Barat yang terkesan saling lempar tanggung jawab dan tidak bekerja secara profesional.

“Mereka kan pejabat. Sudah disumpah janji untuk melayani masyarakat. Bukan seperti ini cara kerjanya. Ada tugas dan kewajiban yang harus mereka jalankan supaya hak yang diambilnya benar-benar setimpal,” ujarnya singkat diamini beberapa awak media lain. (bin/tim)

Share :

Baca Juga

Headline

Ribet, Jam Pulang Sekolah Jalan Puskesmas Jatisampurna Macet Parah
rombongan haji

Headline

Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Revitalisasi Pembinaan Ketua Rombongan Haji
Angkot pakai AC di Bekasi

Headline

Di Bekasi Angkot Pakai AC Siap Bersaing dengan Transportasi Online

Pemerintahan

Kembali Sabet Penghargaan Kota Toleran, Rahmat Effendi: Pertahankan
Kantor Imigrasi Perketat Pengawasan terhadap Orang Asing

Headline

Kantor Imigrasi Perketat Pengawasan terhadap Orang Asing
Ilustrasi (Foto/Net)

News

Wow, Keren….! Puncak Bogor Sekarang Punya Rest Area Seluas 7 ha
Pernikakhan dan Perceraian

News

Madinah: KUA Bukan Sekedar Urusan Pernikahan dan Perceraian
Ilustrasi (Foto/Net)

News

Bersih-Bersih Ala Pemerintah Kota Bekasi