Scroll untuk baca artikel

Pena Kita

Merdeka Harus Nyata!

×

Merdeka Harus Nyata!

Sebarkan artikel ini

Oleh: Fikri Fakhruddin
Ketua Komisariat PMII Universitas Islam As-Syafi’iyah

MULAI tahun 1945 sampai 2022 banyak sudah tantangan dan persoalan yang dilewati oleh bangsa ini. Sehingga terlihat semakin kokoh dan memiliki integritas yang kuat di mata dunia.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Sesuai dengan surat edaran Menteri Sekretaris Negara nomor B-620/M/S/TU.00.04/07/2022 menetapkan sebuah tema yaitu “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”. Dengan maksud sebagai jawaban untuk melewati permasalahan nasional yang terjadi pada situasi pandemi Covid-19 selama beberapa lebih dari setengah abad Negara Indonesia merdeka, tepat 77 tahun bangsa Indonesia berdiri tahun belakangan ini.

Banyak rasanya persoalan yang kini harus segera diselesaikan. Seperti Kesehatan, yang masih banyak terindikasi dalam tindakan komersialiasi yang seharusnya sudah menjadi fasilitas. Pendidikan, terlihat dari 5 pulau yang menjadi bagian dari negri ini masih besar jumlah kurangnya pemerataan, mulai dari tenaga pengajar serta sarana dan prasarananya dalam menunjang keprogresan pendidikan.

Berita Terkait:  Perkuat Kerja Sama, Pemerintah Indonesia dan Swiss Bertemu

Ekonomi, yang dimana masih gemuk dalam angka kemiskinan faktor dari APBN & APBD serta utang Negara yang begitu luar biasa besarnya. Sosial, konflik-konflik kesenjangan dan gap antara ras ataupun budaya yang hingga kini masih belum dapat di selesaikan. Hukum, secara realitas masih banyak ketidakadilan yang berlaku pada masyarakat kecil, dan juga produk-produk hukum yang diciptakan terlalu cenderung dalam kepentingan elitis ataupun oligarki. Serta, hal-hal lain sebagainya.

Pejabat negri  harus lebih objektif dalam melihat persoalan-persoalan yang terjadi di bangsanya, dan harus mengedepankan sikap yang  berkeadilan dan mampu memberikan dampak yang nyata untuk masyarakatnya. Supaya penyelesaian tidak hanya terjadi pada kepentingan kelompok, elitis ataupun oligarki. Agar kesejahteraan masyarakat Indonesia ini tercapai dan nilai-nilai yang terkandung dalam kemerdekaan dapat dilihat secara nyata, dan kemerdekaan ini tidak lagi terdengar, terkesan, terlihat suatu hal yang utopis. Sehingga para pejabat negri mampu mempertanggungjawabkan kinerjanya sebagai wakil rakyat dengan baik.

Berita Terkait:  Ramadan Melepaskan Kekuatan Baik dan Menahan Kekuatan Buruk

Selain itu, kemerdekaan perlu dijadikan momentum untuk memperkuat ideologi bangsa serta merefleksikan diri terhadap sikap bernegara. Karena, Kedaulatan Negara harus diwujudkan melalui persatuan masyarakat yang utuh serta kesadaran yang dibangun oleh masyarakat secara kolektif untuk mempertahankan nilai-nilai yang terkandung dalam segala aspek kenegaraan.

Dengan demikian, tema ini harus jadi bahan evaluasi untuk menciptakan kemerdekaan yang hakiki. Agar Negara Indonesia dapat lebih berkemajuan dan mampu menjadi contoh terhadap bangsa-bangsa lain. Karena hal ini untuk mempertanggung jawabkan cita-cita kemerdekaan dan membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. (*)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca