Suarapena.com, TANGERANG – Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) Pemerintah Kota Tangerang telah mencapai sekitar 75 persen pada awal Oktober 2026. Dari target 1.000 unit rumah milik keluarga prasejahtera, sisa rehabilitasi ditargetkan selesai pada November 2026.
Ketua Tim Pembangunan Perumahan dan Permukiman Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang, Yeni Anita Anggraini, mengatakan pengerjaan rumah yang belum selesai masih berlangsung secara bertahap.
“Tahap kedua ini sudah mencapai kurang lebih 75 persen. Sisanya sedang berjalan proses rehabilitasinya secara bertahap. Insyaallah, November nanti sudah bisa dituntaskan semuanya dan bisa dirasakan langsung manfaatnya,” ujar Yeni, Sabtu (17/10/2026).
Menurut Yeni, berdasarkan pemantauan di lapangan, sebagian besar rumah yang telah direhabilitasi sudah ditempati kembali oleh pemiliknya.
“Sebagian besar rumah yang telah direhabilitasi sudah ditinggali para pemiliknya. Mereka semua tampak sangat puas telah difasilitasi program bedah rumahnya. Rumahnya jadi lebih layak dihuni,” katanya.
Pada 2026, Pemkot Tangerang menargetkan rehabilitasi 1.000 unit rumah milik keluarga prasejahtera yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Tangerang.
Pemkot Tangerang juga tengah membahas peningkatan capaian program bedah rumah untuk tahun berikutnya. Namun, target jumlah unit dan alokasi anggaran untuk 2027 belum disebutkan. (sp/pr)







