Scroll untuk baca artikel

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi, Jokowi: Uang Rakyat Jangan Dibelikan Barang Impor

×

Tingkatkan Ekonomi, Jokowi: Uang Rakyat Jangan Dibelikan Barang Impor

Sebarkan artikel ini
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

SUARAPENA.COM – Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya memacu pertumbuhan ekonomi dengan tidak membeli barang impor.

Apalagi dengan menggunakan APBN, APBD, dan anggaran BUMN.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Hal itu diungkapkannya dalam acara pengarahan dan evaluasi aksi afirmasi peningkatan pembelian dan pemanfaatan produk dalam negeri dalam rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) belum lama ini di Jakarta Convention Center.

“Ini uang rakyat, APBN, APBD, di BUMN, ini uang rakyat. Jangan kita belikan barang-barang impor. Keliru besar sekali kalau kita melakukan itu,” kata Presiden dalam keterangan tertulis, Rabu (25/5/2022).

Berita Terkait:  Ridwan Kamil Targetkan Masjid Raya Al-Jabbar Selesai Desember

Presiden juga menyampaikan kegembiraannya atas komitmen pembelian produk lokal yang mencapai Rp802 triliun untuk kementerian/lembaga dan pemerintah daerah serta Rp296 triliun untuk BUMN.

Meski begitu, ia pun menekankan jajarannya untuk dapat segera merealisasikan komitmen pembelian dan pemanfaatan produk dalam negeri tersebut.

“Yang kita perlukan adalah realisasi, bagaimana merealisasikan, karena realisasi masih di bawah 10 persen, masih Rp110,2 triliun,” tuturnya.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan akan memantau terus perkembangan realisasi dari komitmen yang telah diperoleh untuk pembelian dan pemanfaatan produk lokal ini.

Berita Terkait:  Ikut Serta DPR Dalam Hari Bumi Diharapkan Beri Kontribusi Nyata

“Sekarang kita ikuti bisa harian bisa, komitmennya berapa, mana yang sudah realisasi, commit-nya berapa, mana yang sudah realisasi.

Inilah yang namanya aplikasi, platform yang ingin kita bangun agar sekali lagi, jangan sampai uang rakyat itu dibelikan produk-produk impor. Salah besar kita.

(Apalagi) dalam kondisi sekarang ini mencari income untuk negara sangat sulit, mencari devisa negara sangat sulit,” ucap Presiden. (Bo/Skb/cr01)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca