Scroll untuk baca artikel

Suara Jateng

UMKM Jateng Go International, Ekspor ke 45 Negara, Terus Meningkat dari Tahun ke Tahun

×

UMKM Jateng Go International, Ekspor ke 45 Negara, Terus Meningkat dari Tahun ke Tahun

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus memberikan dukungan penuh kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerahnya.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah membantu UMKM untuk memasarkan produknya ke pasar internasional.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Berkat upaya tersebut, kini ada 172 UMKM Jateng yang telah berhasil mengekspor produknya ke 45 negara di berbagai benua.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jateng Eddy Sulistiyo Bramiyanto mengatakan, pihaknya melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan UMKM dalam menghadapi persaingan global.

Mulai dari peningkatan kualitas produk, kemasan, pemasaran, hingga bantuan administrasi dan logistik.

“Kita latih para UMKM ini, yang menurut kami sudah siap untuk go international dan siap ekspor, kita latih dengan tata cara bagaimana UMKM bisa ekspor. Di tahun 2021 ada 42 UMKM di sekitar 25 negara. Di tahun 2022, sebanyak 172 UMKM di sekitar 45 negara,” kata Eddy dalam keterangannya, Rabu (4/10/2023).

Beberapa negara tujuan ekspor UMKM Jateng antara lain adalah Eropa, Amerika, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Dubai.

Berita Terkait:  Dinas Sosial Pemkot Salatiga Berikan Bantuan Peralatan Memasak bagi 25 Perempuan Rawan Sosial Ekonomi

Produk-produk yang diekspor meliputi makanan dan nonmakanan, seperti kerajinan, batik, furnitur, dan lainnya.

Pemprov Jateng juga tidak segan-segan mengeluarkan biaya untuk mendukung UMKM agar bisa menembus pasar luar negeri. Misalnya, saat kondisi sulit akibat pandemi Covid-19, pemprov menyiapkan kontainer untuk mengirimkan produk UMKM ke Belgia.

“Kami mendorong UMKM untuk go international. Kita bantu melalui pelatihan-pelatihan, kita bantu jaringan-jaringannya, kita bantu dengan konsultan-konsultan ekspor yang membantu UMKM. Kami juga membantu biaya transportasi dan logistik jika diperlukan,” sambung Eddy.

Selain itu, pemprov juga mengajak 30 orang pelaku UMKM untuk ke Bali beberapa waktu lalu, guna memasarkan produknya kepada para pembeli asing yang berkumpul di sana.

Hasilnya, 12 buyer asing tertarik dan membeli produk UMKM Jateng dengan total transaksi mencapai sekitar Rp25 miliar dalam tiga hari.

Eddy menuturkan, pertumbuhan UMKM di Jateng memang sangat pesat dalam sepuluh tahun terakhir. Aset UMKM meningkat dari Rp10,4 triliun pada lima tahun lalu menjadi Rp68,8 triliun pada tahun 2023.

Jumlah UMKM yang dibina oleh pemprov juga naik dari 67 ribu menjadi 184 ribu. Sementara itu, tenaga kerja yang diserap oleh UMKM mencapai 1,4 juta orang.

Berita Terkait:  Gubernur Jateng Bawa Pulang Dua Penghargaan dari Baznas

Hal ini kata dia, tidak lepas dari dukungan penuh dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang selalu memberikan arahan dan motivasi kepada Dinas Koperasi dan UKM serta para pelaku usaha.

“Semua pemimpin kami, siapa pun gubernur dan wakilnya, semua selalu support. Progres tugas dan fungsi Dinkop UKM diminta beliau (gubernur dan wakil gubernur), bagaimana UMKM bisa tumbuh dengan baik. Bagaimana UMKM jadi salah satu upaya menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. Kami dorong teman-teman, karena sudah ada arahan dari pimpinan, maka harus cepat untuk mendorong (kemajuan UMKM),” ungkap Eddy.

Terakhir, ia melihat, dorongan gubernur dan wakil gubernur yang bagus dalam mendukung perkembangan UMKM, mempercepat pertumbuhan usaha kecil yang luar biasa. Sampai saat ini, banyak cerita sukses setelah ada pendampingan Pemprov Jateng.

“Alhamdulilah, beliau sangat reaktif dan progresif dalam menangkap apa yang kami tawarkan, dan tumbuhnya luar biasa. Banyak cerita sukses, karena pola pendampingan bukan hanya marketing, tapi juga ada pola manajemen keuangan dan rata-rata mereka terima kasih,” pungkasnya. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca