Suarapena.com, REMBANG – Perajin batik tulis Lasem Maranatha Ongs, Henri Setiawan, merasa bangga dan bahagia karena karyanya dipakai oleh belasan pemimpin negara anggota ASEAN. Mereka mengenakan batik tulis Lasem saat menghadiri gala dinner di Hutan Kota Gelora Bung Karno, Jakarta, dalam rangka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN yang berlangsung beberapa waktu lalu.
Henri mengaku tak menyangka bahwa batik tulis karyanya bersama beberapa perajin lainnya bisa menarik perhatian para tamu dari negara-negara tetangga. Hal itu membuatnya merasa terharu dan semakin semangat dalam berkarya.
Henri menceritakan, pada 15 Juli 2023 lalu, ada tamu dari Sekretaris Negara yang datang ke rumahnya di Desa Karangturi, Rembang. Mereka menjelaskan bahwa ingin membeli batik untuk KTT ASEAN.
“Awalnya saya pikir bercanda, sampai akhirnya mereka membuktikan bahwa mereka dari kementerian. Mereka juga melakukan kurasi terlebih dahulu, mengingat batik pesisiran tak hanya dari Lasem,” ujar Henri dalam keterangan tertulis, Rabu (20/9/2023).
Setelah melakukan kurasi, pada 15 Agustus 2023, mereka kembali datang ke rumah Henri dan memastikan bahwa mereka akan membeli produk batik dari Maranatha. Mereka juga memilih produk secara langsung dan sangat teliti dalam menilai kualitasnya.
“Kalau perasaan ya senanglah, karena dari beberapa tempat dan pesisir banyak perajin. Bangga juga bisa mewakili perajin Rembang, paling nggak membanggakan kabupaten dengan karyanya kita. Apalagi itu kurasinya langsung dari istana,” ungkap Henri.
Dia berharap, batik tulis Lasem semakin eksis di taraf internasional. Generasi muda pun diharapkan lebih bangga dengan seni budaya sendiri. (sp/pr)










