“Kami ada 2.000 lebih tenaga tim pendamping keluarga. Nanti Insya Allah akan kita dampingi termasuk semua keluarga berisiko stunting ini,” ujarnya.
Melalui pendampingan tersebut, dirinya berharap berharap akan ada perubahan mindset atau cara berpikir dari masyarakat untuk bisa lebih peduli dengan kesehatan keluarga. (Sng/hms)









