Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jabar

Banyak Keluhan Soal Trotoar, Pemkot Bandung Siapkan Relokasi PKL Secara Manusiawi

×

Banyak Keluhan Soal Trotoar, Pemkot Bandung Siapkan Relokasi PKL Secara Manusiawi

Sebarkan artikel ini
Pemkot Bandung tegaskan fungsi trotoar untuk pejalan iaki, PKL akan ditata secara manusiawi.
Pemkot Bandung tegaskan fungsi trotoar untuk pejalan iaki, PKL akan ditata secara manusiawi.

Suarapena.com, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Hal itu disampaikan dalam Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (18/5/2026).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi, membacakan sambutan tertulis Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di hadapan aparatur sipil negara (ASN).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Dalam sambutannya, Farhan menyoroti masih banyaknya keluhan masyarakat terkait penyalahgunaan trotoar oleh pedagang kaki lima (PKL) maupun aktivitas lain yang mengganggu hak pejalan kaki.

Berita Terkait:  PKL di Bantaran Sungai Cisadane Ditertibkan, Aparat Kedepankan Pendekatan Persuasif

“Masih banyak keluhan masyarakat terkait trotoar yang disalahgunakan oleh PKL maupun aktivitas lain yang mengganggu hak pejalan kaki,” kata Asep saat membacakan sambutan wali kota.

Farhan menegaskan, trotoar harus kembali pada fungsi utamanya sebagai fasilitas publik yang aman dan nyaman, termasuk bagi penyandang disabilitas.

“Saya tegaskan bahwa trotoar harus kembali kepada fungsi utamanya yaitu ruang aman dan nyaman bagi pejalan kaki, termasuk bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.

Meski demikian, Pemkot Bandung tidak hanya menitikberatkan pada penertiban. Farhan menilai penataan PKL juga harus dilakukan dengan pendekatan yang manusiawi dan berkeadilan.

Berita Terkait:  Akan Jadi Jalur BRT, Lapak PKL di Cicadas Bandung Ditertibkan Satpol PP

Menurut dia, keberadaan PKL menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat yang perlu diperhatikan keberlangsungannya.

“Namun demikian, penataan PKL juga harus dilakukan secara manusiawi dan berkeadilan. Kita tidak boleh hanya berpikir soal penertiban, tetapi juga harus memikirkan solusi relokasi dan keberlangsungan ekonomi masyarakat,” kata Farhan.

Karena itu, Pemkot Bandung mendorong langkah konkret berupa penataan dan relokasi PKL ke lokasi yang lebih tertib dan representatif.

Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara fungsi ruang publik bagi pejalan kaki dan aktivitas ekonomi masyarakat. (sp/rob)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca