Suarapena.com, CIANJUR – Menteri BUMN Erick Thohir akan memfokuskan bantuan yang dilakukan oleh 58 BUMN ke 40 desa dari 137 desa yang terdampak bencana gempa Cianjur, Jawa Barat.
Dia mengatakan, dalam situasi bencana ada kebutuhan yang dibutuhkan saat ini dan ada juga bantuan pasca bencana.
Untuk bantuan pasca gempa, Erick menyebut pihakanya akan membangun puskemas tahan gempa yang dapat dimaksimalkan sebagai posko kesehatan dan penyaluran obat-obatan ke depannya.
“Semoga penyaluran bantuan dapat di distribusikan secara optimal ke masyarakat terdampak. Sehingga dapat meringankan masyarakat yang terdampak,” ucap Erick dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/11/2022).
Selain kolaborasi 58 BUMN, Erick juga mendorong sinergitas dengan Kementerian dan Lembaga lainnya.
Hingga saat ini, Satgas BUMN terus mengirimkan bantuan untuk membantu korban gempa melalui 3 posko Utama Satgas BUMN, 9 posko bantuan, 4 posko kesehatan dan 4 dapur umum yang tersebar di berbagai titik wilayah yang terdampak bencana.
Kementerian BUMN juga telah menurunkan sebanyak 349 relawan dan 61 tenaga kesehatan untuk membantu lebih dari 60 ribu pengungsi mendapatkan bantuan dan tempat tinggal sementara.
Dalam hal infrastruktur, Satgas BUMN telah mengirimkan 23 unit bantuan genset dan sanitasi, 33 bantuan alat berat, 17 unit ambulan, 2 unit rescue, dan 168 unit tenda.
“Untuk pelayanan bantuan, masyarakat bisa langsung mendatangi Posko Utama Satgas BUMN yang berlokasi di Gedung Perhutani Jl Dr. Muwardi No 120 B Cianjur, atau bisa juga mengubungi narahubung Satgas BUMN melalui nomor: 0856-1800-290,” tutur Erick.
Sementara, salah seorang warga RT 01 RW 02 Kampung Berenuk mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh BUMN. Ia menyebut di daerahnya ada sebanyak 700 warganya terdampak.
“Terimakasih bantuannya BUMN,” ucapnya singkat. (Sp/Pr)










