Suarapena.com, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui PT Mitra Patriot bekerja sama dengan PT Infrastruktur Cerdas Nusantara (ICN) akan membangun jaringan kabel telekomunikasi bawah tanah (ducting) sepanjang 290 kilometer yang tersebar di 168 ruas jalan.
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk menata kabel telekomunikasi yang selama ini terpasang di udara dan dinilai mengganggu estetika kota serta berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Rahardja, mengatakan pembangunan jaringan ducting ini bertujuan menciptakan infrastruktur telekomunikasi yang lebih rapi dan aman.
“Kabel-kabel yang selama ini menjuntai akan diturunkan secara bertahap ke bawah tanah. Dengan begitu, kota menjadi lebih tertata dan risiko bagi pengguna jalan dapat diminimalkan,” ujar David, Senin (20/4/2026).
Ia menegaskan, proyek tersebut tidak menggunakan anggaran pemerintah, baik dari APBN maupun APBD. Seluruh pembiayaan ditanggung oleh PT Infrastruktur Cerdas Nusantara sebagai pihak investor.
Dalam skema kerja sama itu, pembagian keuntungan ditetapkan sebesar 90 persen untuk investor dan 10 persen untuk PT Mitra Patriot. Dari porsi yang diterima PT Mitra Patriot, sebanyak 55 persen akan disetorkan kepada Pemerintah Kota Bekasi sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD), sedangkan sisanya digunakan untuk pengembangan usaha.
Menurut David, model kerja sama ini menjadi solusi inovatif dalam pembangunan infrastruktur tanpa membebani keuangan daerah, sekaligus tetap memberikan kontribusi ekonomi bagi pemerintah kota.
Proyek pembangunan jaringan ducting telekomunikasi ini ditargetkan rampung dalam waktu empat tahun. Pada tahap awal, pembangunan sepanjang 70 kilometer ditargetkan selesai dalam satu tahun pertama atau sekitar April 2027.
Ke depan, jaringan tersebut akan dimanfaatkan oleh berbagai operator telekomunikasi guna mendukung kebutuhan layanan digital di Kota Bekasi. (sp/pr)










