Scroll untuk baca artikel

Suara Jateng

Harga Sembako di Temanggung Mulai Turun, Pj Gubernur Jateng Panen Kelengkeng Kateki

×

Harga Sembako di Temanggung Mulai Turun, Pj Gubernur Jateng Panen Kelengkeng Kateki

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, TEMANGGUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengawasi harga sembako di berbagai daerah, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satunya di Kabupaten Temanggung, yang dikunjungi oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, pada Rabu (20/12/2023).

Nana melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Kliwon Amertani, yang merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Temanggung.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Ia menemukan bahwa harga komoditas pangan di pasar tersebut sudah mengalami penurunan, meskipun masih di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP).

“Kita lihat di Pasar Kliwon ini, harga sembako sudah mulai turun, seperti cabai rawit merah yang turun menjadi Rp75 ribu per kilogram. Ini menunjukkan bahwa pasokan sudah mulai lancar dan permintaan sudah mulai stabil,” ujar Nana.

Berita Terkait:  Harga Bahan Pokok di Bandung Dipastikan Terkendali, Inflasi 0,269 Persen

Ia menambahkan, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota telah melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga sembako, seperti gerakan pasar murah dan operasi pasar.

Selain itu, pemerintah juga terus mengoptimalkan produksi pangan lokal, dengan memberikan bantuan dan bimbingan kepada para petani.

“Kita optimis bahwa ketersediaan pasokan pangan akan mencukupi hingga Maret 2024 mendatang. Kita juga terus mendorong pengembangan potensi hortikultura di Jawa Tengah, seperti kelengkeng kateki atau new crystal, yang merupakan salah satu produk unggulan dari Temanggung,” kata Nana.

Berita Terkait:  Jateng Genjot Pendidikan Vokasi untuk Turunkan Pengangguran

Setelah mengecek harga sembako di Pasar Kliwon Amertani, Nana juga memanen kelengkeng kateki di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pandan Surat Kecamatan Pringsurat.

Kelengkeng kateki adalah jenis kelengkeng yang memiliki ukuran besar, rasa manis, dan kulit tipis. Kelengkeng kateki dikembangkan oleh BPP Pandan Surat, bekerja sama dengan Kelompok Tani Sumber Rejeki Pringsurat.

“Kita berharap kelengkeng kateki ini bisa menjadi salah satu komoditas andalan Temanggung, yang bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan menambah daya saing daerah. Kita juga akan terus membantu para petani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kelengkeng kateki ini,” tutur Nana. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca