Suarapena.com, TANGERANG – Depresi bukan sekadar rasa sedih biasa. Gangguan ini kerap datang tanpa disadari dan sering dianggap remeh, padahal tanda-tanda awalnya bisa terlihat dari perubahan kecil pada perilaku dan emosi seseorang.
Psikolog Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang, Glori Telis Amanta, mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap gejala awal depresi agar bisa memberikan dukungan sejak dini.
“Beberapa gejala awal depresi yang perlu diwaspadai antara lain kehilangan semangat dan minat pada aktivitas yang sebelumnya disenangi, gangguan tidur dan pola makan yang signifikan, hingga perasaan tidak berharga atau putus asa yang terus-menerus. Bahkan, gejala ini bisa mengarah pada pikiran untuk mengakhiri hidup,” ujar Glori, Minggu (28/9/2025).
Glori menegaskan, banyak orang yang memiliki pikiran bunuh diri sebenarnya bukan ingin mengakhiri hidupnya, melainkan ingin mengakhiri penderitaan yang mereka rasakan. Di sinilah peran lingkungan sekitar sangat penting untuk menghadirkan harapan dan dukungan agar beban itu tidak dipikul sendirian.
“Masyarakat perlu belajar untuk mendengarkan tanpa menghakimi, memberi empati, dan mengarahkan orang yang menunjukkan gejala depresi ke bantuan profesional. Dukungan emosional dan lingkungan yang peduli bisa menjadi penyelamat bagi mereka yang sedang berjuang,” jelasnya.
Bagi masyarakat yang merasa putus asa, kehilangan harapan, atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, Puspaga Kota Tangerang menyediakan layanan psikolog gratis. Layanan ini memberikan dukungan awal dan rujukan profesional bila diperlukan.
“Jika kamu merasa tidak sanggup menghadapi masalah sendirian, ingatlah bahwa kamu tidak sendiri. Bantuan tersedia dan kami siap mendengarkan,” tutup Glori. (sp/pr)










