Suarapena.com, BEKASI – Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi, Fendaby Surya, menegaskan komitmen partainya untuk membangun PKS sebagai organisasi politik yang modern, melayani, dan berorientasi pada kemenangan pada Pemilu 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan Fendaby saat memberikan sambutan dan arahan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Kota Bekasi yang digelar di Lagoon Avenue Mall, Bekasi, Minggu (14/12/2025).
Dalam sambutannya, Fendaby mengawali dengan refleksi mengenai makna sebuah organisasi. Menurut dia, organisasi yang kuat tidak hanya ditentukan oleh program dan aktivitas, tetapi oleh nilai-nilai yang diyakini serta dijalankan secara konsisten.
Ia menilai PKS Kota Bekasi memiliki modal nilai yang cukup untuk tumbuh sebagai organisasi politik yang relevan di tengah dinamika perubahan sosial dan politik.
Fendaby kemudian memaparkan arah strategis PKS Kota Bekasi melalui konsep 3M: Modern, Melayani, dan Menang. Pada aspek modern, PKS berkomitmen menerapkan tata kelola partai politik yang baik dengan berlandaskan nilai bersih, peduli, profesional, dan negarawan.
Ia merujuk pada buku Good Political Party Governance yang diterbitkan Sekretaris Jenderal PKS sebagai salah satu rujukan penguatan organisasi.
Menurut Fendaby, terdapat lima pilar utama organisasi modern yang akan dijalankan PKS Kota Bekasi, yakni kepemimpinan berbasis nilai, manajemen berbasis target dan hasil, kepemimpinan kolektif, kebijakan berbasis data, serta kerja kolaboratif.
Salah satu implementasi kepemimpinan kolektif tersebut, kata dia, dilakukan melalui program PKS Mendengar yang telah menjangkau hampir seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) di Kota Bekasi.
“Partisipasi kader harus terus dibuka agar gagasan dari bawah dapat dihimpun dan dijadikan dasar perumusan kebijakan,” ujar Fendaby.
Dalam aspek kolaborasi, Fendaby mengapresiasi sinergi antara struktur partai dan para wakil rakyat PKS. Ia menyebut pembiayaan Rakerda sebagian besar berasal dari kontribusi anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota Bekasi sebagai bentuk kerja sama lintas struktur.
Pada aspek Melayani, Fendaby menegaskan bahwa pelayanan merupakan karakter utama PKS. Pelayanan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, tetapi juga kepada internal kader.
Ia menyampaikan bahwa PKS Kota Bekasi menargetkan penguatan kader secara menyeluruh, meliputi aspek fisik, spiritual, dan ekonomi, termasuk upaya menurunkan jumlah kader non-muzaki sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.
Pelayanan kepada masyarakat, lanjut Fendaby, juga diwujudkan melalui kepedulian sosial. Ia mencontohkan penggalangan dana bagi korban banjir di Sumatera yang berhasil menghimpun donasi sebesar Rp550.543.000 dari kader PKS Kota Bekasi.
“Ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.
Sementara itu, pada aspek Menang, Fendaby menegaskan kesiapan PKS Kota Bekasi menghadapi kontestasi politik mendatang. Ia menyampaikan bahwa PKS menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif serta memenangkan kepala daerah dari kader PKS pada Pemilu dan Pilkada 2029.
Untuk mendukung target tersebut, PKS Kota Bekasi siap menjalankan delapan program unggulan nasional yang telah ditetapkan DPP PKS, di antaranya Rumah Keluarga Indonesia, Gerakan Ekonomi Mandiri, Sekolah Kader Patriot Indonesia, Akademi Pemimpin Indonesia, Advokasi Kebijakan untuk Rakyat, Transformasi Digital PKS, serta penguatan jaringan wakil rakyat.
Fendaby menambahkan, fokus kerja PKS Kota Bekasi pada 2026 akan diarahkan pada peningkatan kualitas kader dan pembangunan infrastruktur pelayanan serta pemenangan, baik secara teritorial maupun digital. Ia juga menargetkan penguatan jaringan penggerak hingga tingkat RW dan TPS sebagai basis kerja politik menuju 2029.
Namun demikian, Fendaby mengakui masih rendahnya keterlibatan generasi Z dalam struktur kader PKS Kota Bekasi. Berdasarkan data internal, jumlah kader dari generasi Z baru mencapai sekitar 12 persen.
Ia pun mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan dan kepengurusan partai.
“Peran generasi muda sangat penting karena masa depan partai ada di tangan mereka,” kata Fendaby.
Menutup arahannya, Fendaby mengajak seluruh kader dan struktur PKS Kota Bekasi untuk memperkuat soliditas serta meningkatkan kerja kolektif agar Rakerda menjadi momentum penguatan organisasi dan persiapan menghadapi agenda politik ke depan. (sp/pr)










