Scroll untuk baca artikel

NewsPar-Pol

DPR Soroti Kesiapan SPKLU Jelang Nataru, Pengguna Mobil Listrik Diproyeksi Melonjak

×

DPR Soroti Kesiapan SPKLU Jelang Nataru, Pengguna Mobil Listrik Diproyeksi Melonjak

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi XII DPR RI, Dewi Yustisiana menyoroti kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik menjelang Nataru 2025/2026.
Anggota Komisi XII DPR RI, Dewi Yustisiana menyoroti kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik menjelang Nataru 2025/2026.

Suarapena.com, JAKARTA – Komisi XII DPR RI menyoroti kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, seiring meningkatnya jumlah pengguna mobil listrik di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat Komisi XII DPR RI bersama PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/12/2025).

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Anggota Komisi XII DPR RI Dewi Yustisiana mengatakan, meski PLN telah menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), peningkatan jumlah pengguna kendaraan listrik yang signifikan perlu diantisipasi dengan kesiapan infrastruktur yang lebih optimal.

“Dari sisi PLN sebenarnya sudah ada persiapan SPKLU. Namun, perlu kembali diperhatikan, terutama di Pulau Jawa, karena jumlah pengguna mobil listrik tahun ini meningkat hingga dua kali lipat dan mayoritas berada di wilayah Jawa,” ujar Dewi dalam keterangannya, Minggu (14/12/2025).

Berita Terkait:  KAI Siapkan Berbagai Langkah Strategis Sambut Natal dan Tahun Baru

Menurut Dewi, lonjakan jumlah kendaraan listrik menuntut penambahan dan pemerataan SPKLU agar pelayanan pengisian daya tetap terjaga selama periode libur panjang Nataru. Ia menilai, kesiapan infrastruktur pada tahun ini harus lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan proyeksi PLN, jumlah pemudik pengguna mobil listrik pada Nataru 2025/2026 diperkirakan meningkat signifikan, dari sekitar 12.000 unit menjadi 26.000 unit. Untuk mengantisipasi hal tersebut, fasilitas pengisian kendaraan listrik disebutkan akan ditingkatkan hingga tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

Berita Terkait:  Puncak Arus Mudik Nataru Diperkirakan 24 Desember, Kemenhub Siapkan Mitigasi di Semua Moda

Sebagai perbandingan, pada Nataru 2024/2025 jumlah pemudik pengguna kendaraan listrik masih berada di kisaran 5.600 hingga 8.000 unit. Tren peningkatan tersebut menunjukkan adopsi kendaraan listrik yang kian pesat di tengah masyarakat.

Dewi juga menekankan pentingnya sinergi antara PLN dan Pertamina Patra Niaga dalam memastikan ketersediaan layanan pengisian daya kendaraan listrik selama arus mudik dan balik. Kolaborasi tersebut dinilai krusial untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di jalur-jalur utama Pulau Jawa.

Komisi XII DPR RI berharap peningkatan kapasitas dan pemerataan SPKLU dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga masyarakat pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman selama libur Natal dan Tahun Baru. (r5/aha)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca