Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jogja

Penitipan Kucing Rumahan di Bantul, Berawal dari Kepedulian hingga…

×

Penitipan Kucing Rumahan di Bantul, Berawal dari Kepedulian hingga…

Sebarkan artikel ini
Penitipan kucing rumahan di Bantul, berawal dari kepedulian hingga dibanjiri permintaan saat libur Lebaran.
Penitipan kucing rumahan di Bantul, berawal dari kepedulian hingga dibanjiri permintaan saat libur Lebaran.

Suarapena.com, BANTUL – Di sebuah kawasan permukiman di Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat layanan penitipan kucing berkonsep rumahan yang mengedepankan kenyamanan hewan peliharaan. Layanan ini dirintis oleh Isye Dewi atau yang akrab disapa “Momi Kiti”.

Berbeda dengan penitipan hewan pada umumnya, layanan ini mengusung suasana rumah yang tenang guna meminimalkan stres pada kucing selama ditinggal pemiliknya, terutama saat musim libur panjang seperti Lebaran.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Isye mengatakan, usaha tersebut telah dirintis sejak 2014. Awalnya, ia aktif dalam komunitas penyelamat kucing di Yogyakarta, seperti kegiatan evakuasi (rescue) dan pemberian makan kucing liar.

“Dari situ saya berpikir bagaimana tetap bisa membantu tanpa bergantung pada donasi. Akhirnya saya membuka penitipan kucing, dan hasilnya digunakan kembali untuk merawat kucing jalanan,” ujar Isye dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).

Berita Terkait:  Pramono Pastikan Stok Daging Aman hingga Lebaran, 3.100 Sapi Impor Tiba di Tanjung Priok

Menurut dia, konsep rumahan dipilih agar kucing lebih mudah beradaptasi. Selain itu, interaksi langsung dengan pengasuh juga dinilai penting untuk menjaga kondisi psikologis hewan selama masa penitipan.

Dengan tarif Rp 25.000 per hari, layanan yang diberikan meliputi pakan, air minum mineral, pasir gumpal premium, serta pembersihan rutin wadah makan dan minum. Pemilik kucing juga diperbolehkan membawa pakan khusus sesuai kebutuhan hewan peliharaannya.

Memasuki musim libur Lebaran, permintaan jasa penitipan mengalami peningkatan. Pada hari biasa, jumlah kucing yang dititipkan berkisar satu hingga dua ekor. Namun, menjelang libur panjang, jumlah tersebut meningkat signifikan.

Berita Terkait:  Sebelum Arus Mudik, Perbaikan 4.870 Jalan Berlubang di Jawa Tengah Ditargetkan Rampung

Bahkan, pada periode pascapandemi Covid-19 tahun 2021–2022, jumlah kucing yang dititipkan pernah mencapai hingga 90 ekor.

Layanan ini telah menjangkau pelanggan dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta. Untuk memudahkan pelanggan, Isye juga menyediakan layanan antar-jemput dengan biaya yang disesuaikan jarak.

Meski demikian, Isye mengaku tidak memasang papan nama di lokasi usahanya. Hal itu dilakukan untuk menghindari kejadian tidak diinginkan, seperti pembuangan kucing oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami ingin tempat ini dimanfaatkan untuk penitipan, bukan untuk membuang kucing. Harapannya, masyarakat semakin sadar bahwa memelihara hewan juga berarti bertanggung jawab penuh terhadap kehidupannya,” kata dia. (sp/fn)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca