Scroll untuk baca artikel

Suara Jambi

PPK Nilai Proses Langsiran Dumptruck Tak Pengaruhi Kualitas Semen

×

PPK Nilai Proses Langsiran Dumptruck Tak Pengaruhi Kualitas Semen

Sebarkan artikel ini

SUARAPENA.COM – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perkim Tanjab Barat menilai proses penggunaan mobil langsiran pada pelaksanaan kegiatan Proyek Peningkatan Skala Kawasan Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir tidak bermasalah.

“Dia pengaruhnya waktu ngaduk awal, kalau dia numpah (hampar-red) tu mano pengaruh, Itu tidak salah. Kalau ngecek mutu itu waktu ngaduk awal sama saat keringnya,” ujar Junaidi kepada awak media via telpon selulernya.

Apalagi, menurutnya rekanan saat itu masih melaksanakan proses pembuatan lantai dasar dengan standar K 100.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Ia juga tidak mempermasalahkan rekanan jika masih menggunakan langsiran saat pekerjaan lanjutan pembuatan rigid beton.

Kebijakan rekanan menggunakan langsiran mobil dump truck dinilai tepat dengan alasan efisiensi kerja dan  tidak menghambat masyarakat sekitar dan pengguna jalan lain.

Berita Terkait:  Rigid Beton Jalan Prapat Mulai Dikerjakan, Warga Minta Rekanan Jaga Kualitas

Ia menegaskan pekerjaan tersebut tidak ada masalahnya, karena menurutnya pihak rekanan sudah bekerja sesuai pada RAB penerapan standar K100 untuk lantai dasar dan K200 untuk lapisan rigid beton.

“Dia pakai alat Batching Plan, pakai Mobil Mixer, Kalau masalah dia menghampar macam mana teknis di lapangan itu kan urusan orang teknis di lapangan caranya, teknis di lapangan itu kan berbeda-beda,”uturnya.

Junaidi juga mengajak awak media bersama-bersama meninjau lokasi pekerjaan untuk memastikan bisa tidaknya mobil mixer sampai ke titik lokasi pekerjaan.

“Dak mungkin dipaksakan mobil masuk kalau tidak bisa masuk. Nah, kalau bisa masuk, berarti nanti kita sama-sama kesana,” kilahnya.

Kemudian ia pun mengaku bahwa pihaknya hanya berharap Mutu Beton pekerjaan tersebut sesuai seperti didalam RAB.

“Kalau kami pada intinya, yang penting mutu beton itu tidak kurang dari apa yang telah tertuang didalam RAB. Memang untuk volumenya bervariasi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pelaksanaan kegiatan pembangunan/peningkatan skala kawasan tingkat Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir disoal warga lantaran adonan semen dilangsir menggunakan dumptruck.

Dikhawatirkan, proses langsiran dari mobil truck Mixer menggunakan Dumptruck yang memakan waktu hingga kisaran 5 menit akan berdampak pada perubahan kualitas adonan semen.

Kegiatan pembangunan/peningkatan skala kawasan tingkat Kelurahan Kampung Nelayan dilaksanakan CV Sinar Tungkal dengan nilai anggaran Rp 1,951 Milyar melalui APBD Tanjab Barat Tahun 2019. (bin/tim)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca