Scroll untuk baca artikel

Suara Jateng

Tanam Sayuran Jadi Implementasi Tani Mulyo dan Kembang Kenari

×

Tanam Sayuran Jadi Implementasi Tani Mulyo dan Kembang Kenari

Sebarkan artikel ini
Bupati Kebumen Arif
Penanaman sayuran oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto sebagai implementasi Program Tani Mulyo.

SUARAPENA.COM – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto melakukan penanaman sayuran sekaligus panen raya. Kegiatan ini menjadi implementasi Program Tani Mulyo melalui Gerakan Kembang Kenari, di Desa Jatimulyo, Petanahan, Kebumen, Kamis (8/4/2021).

Aksi tanam sayuran Bupati ini didampingi istri Iin Windarti, dan Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih. Selain itu juga dihadiri oleh Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, dan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Tri Haryono, Camat Petanahan Sri Kuntarti, serta Kepala Desa Jatimulyo Sabit Banani.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Dalam kesempatan itu, Arif mengatakan, pelaksanaan implementasi program Tani Mulyo ini dalam rangka mempercepat penganekaragaman pangan, dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat dengan memanfaatkan lahan pekarangan.

Berita Terkait:  Soal Penghapusan Honorer, Ridwan Kamil Usulkan Pembentukan Gugus Tugas

“Untuk itu, saya menganjurkan agar memanfaatkan setiap jengkal tanah termasuk lahan tidur, galengan, maupun tanah kosong yang tidak produktif. Diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan produktif, yakni melalui gerakan Kekuatan Masyarakat Membangun Kebon Pangan Lestari, atau Kembang Kenari,” tutur Arif.

Berita Terkait:  Serba Serbi HUT RI Ke -77

Arif memaparkan, Kembang Kenari merupakan langkah awal bersama untuk mencapai ketahanan pangan, dimulai dari lini terkecil yaitu keluarga yang nantinya akan membawa dampak yang baik ke depannya.

“Gerakan ini menjadi penting karena kita dapat memanfaatkan lahan yang terbengkalai maupun yang belum optimal. Membantu memotong anggaran kebutuhan dapur rumah tangga, mencukupi gizi keluarga, dapat memanfaatkan hasilnya, mendukung penurunan kemiskinan melalui kegiatan padat karya, penanganan daerah stunting, serta penanganan daerah rentan rawan pangan,” pungkas Arif. (sng)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca