Suarapena.com, KLATEN – Objek wisata Umbul Brintik Klaten yang terletak di Desa Malang Jiwan, Kebonarum semakin diminati oleh masyarakat.
Selain menawarkan pemandangan alam yang indah dan air yang berkhasiat untuk pengobatan, Umbul Brintik juga menyediakan 11 jenis terapi dan sembilan perawatan tradisional dari para siswa SMK Kesehatan Rahani Husada Klaten.
Terapi dan perawatan ini merupakan bagian dari Teaching Factory (TEFA) SMK Kesehatan Rahani Husada yang diresmikan pada Rabu (20/12/2023).
TEFA adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan siswa dalam bidang kesehatan, khususnya keperawatan.
Ketua Yayasan Rahani Klaten, Ina Minarni mengatakan bahwa kerjasama dengan Pemerintah Desa Malang Jiwan dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sumber Makmur sangat bermanfaat bagi siswa dan pengunjung Umbul Brintik.
“Kami senang bermitra dengan mereka untuk mengembangkan ketrampilan siswa dengan perawatan tradisional yang sesuai dengan kearifan lokal. Selain itu, kami juga ingin memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Salah satu layanan yang ditawarkan adalah terapi hidro yoga meditasi, yang diklaim dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan sel inti.
Terapi ini memanfaatkan energi alam, seperti PH air Umbul Brintik yang 8,2 dan kandungan oksigen yang tinggi.
“Terapi ini sangat cocok untuk mengatasi stres yang dialami banyak orang akhir-akhir ini. Dengan melakukan terapi ini, pengunjung bisa merasakan sensasi berbeda dan mendapatkan manfaat kesehatan yang luar biasa,” kata Ina Minarni.
Sementara itu, Kepala Desa Malang Jiwan, Kebonarum Supriyanto mengatakan bahwa Umbul Brintik sudah terkenal sebagai tempat terapi pengobatan sejak lama.
Ia mengatakan bahwa air Umbul Brintik memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan menurut peneliti dari Tiongkok, sumber air Umbul Brintik adalah yang terbaik kedua setelah Gunung Salak di Jawa Barat.
“Kami sangat bersyukur memiliki Umbul Brintik sebagai aset desa kami. Kami berharap dengan adanya kerjasama dengan SMK Kesehatan Rahani Husada Klaten, kami bisa meningkatkan daya tarik dan kunjungan wisatawan ke Umbul Brintik. Kami juga berharap dengan adanya terapi dan perawatan ini, masyarakat bisa lebih sehat dan bahagia,” tuturnya.
Umbul Brintik buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Pengunjung bisa menikmati terapi dan perawatan dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 50.000 per layanan. (sp/pr)










