Suarapena.com, BREBES – Jalan Poros Jagalempeni-Tegalgandu di Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kini dapat digunakan sebagai akses utama sekaligus jalur alternatif menuju wilayah Jatibarang.
Jalan sepanjang lebih dari dua kilometer itu dibangun menggunakan konstruksi beton dan lapisan hotmix. Kehadiran jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.
Kepala Desa Jagalempeni Ahmad Tajudin menyambut baik selesainya pembangunan jalan tersebut.
Menurut dia, kondisi jalan yang sebelumnya belum layak kini telah jauh lebih baik sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung.
“Jalan yang dulunya belum layak, kini sudah bagus dan menjadi jalur alternatif bagi warga,” kata Tajudin, Rabu (19/8/2026).
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya ditujukan untuk memperlancar mobilitas warga.
Menurut dia, akses jalan yang semakin baik juga diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan kegiatan usaha.
“Pembangunan jalan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas sekaligus mendukung aktivitas masyarakat,” ujar Paramitha.
Meski demikian, Paramitha meminta masyarakat ikut menjaga kondisi jalan yang telah dibangun. Salah satunya dengan tidak menggunakan ruas tersebut secara sembarangan untuk kendaraan bermuatan berat.
“Mari kita jaga bersama. Jangan biarkan kendaraan bermuatan berat melintas sembarangan di jalan ini, agar tetap awet dan pemerintah tidak perlu terus-menerus memperbaikinya,” katanya.
Paramitha mengatakan, Pemerintah Kabupaten Brebes masih mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah.
Sebanyak 235 ruas jalan akan ditenderkan. Sementara itu, 205 paket proyek disebut telah siap ditayangkan.
“Kami berjanji akan mengejar target, agar semua selesai tepat waktu. Mohon kesabaran masyarakat menunggu,” tegas Paramitha.
Pemerintah Kabupaten Brebes berharap percepatan pembangunan infrastruktur tersebut dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari. (sp/pr)







