Scroll untuk baca artikel
PendidikanSuara Jambi

Waspada Pemadaman Listrik dan Internet Buruk Saat UNBK

×

Waspada Pemadaman Listrik dan Internet Buruk Saat UNBK

Sebarkan artikel ini
Pemadaman Listrik
Jaringan Internet pelaksanaan UNBK. Ilustrasi

SUARAPENA.COM – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) perlu dipersiapkan dengan matang. Kendala seperti potensi pemadaman jaringan listrik dan ketersediaan internet perlu diwaspadai. Hal ini pula yang dirasakan oleh  Bupati Tanjung Jabung Barat, Syafrial.

Dia meminta Dinas Pendidikan setempat segera mencari solusi untuk antisipasi persoalan yang kemungkinan terjadi.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Kita tidak mau konsentrasi siswa terganggu. Nanti saya bicarakan bersama Kepala Dinas Pendidikan untuk mengatasi persoalan ini. Saya berharap Dinas bisa menyediakan Genset tiap sekolah yang menyelenggarakan UNBK,” ungkap Safrial, Selasa (14/3/2017).

Dia juga bakal meminta pihak PLN agar segera memperbaiki jaringan pada saat ujian UNBK berlangsung.

Berita Terkait:  Sekolah Penyelenggara UNBK Sedikit, Jumlah Peserta UNBK Lebih Banyak

“Kalau bisa pada saat siswa ujian tidak ada gangguan jaringan listrik lagi, nanti kita bicara dengan pihak PLN, dan soal jaringan internet nanti bisa diatasi sama pihak Telkom,” singkat Syafrial.

Berita Terkait:  Khusyuk , Ratusan Pelajar di Bekasi Ikut Aksi 313

Dari informasi yang berhasil dihimpun SUARAPENA.com, jaringan internet di beberapa sekolah penyelenggara di Kota Kualatungkal masih belum optimal. Hal ini terbukti pada saat simulasi UNBK yang dilakukan beberapa waktu lalu, dimana banyak siswa masih terganggu dengan kondisi jaringan internet yang buruk.

Berita Terkait:  Catatan Akhir Pekan UNBK SMK

“Kalau cuaca buruk, internet ngadat, pada tes lalu memang cuaca sangat buruk,” sebut Anto, salah seorang siswa menengah di Kuala Tungkal.

Selain itu, UNBK bisa terganggu dengan pemadaman listrik yang terus berlangsung.

“Kita takutnya kalau saat waktu ujian nanti listrik padam mendadak. Bisa kacau semua. ini harus diwaspadai karena memang pernah terjadi sebelumnya,” sambungnya. (ded)