“Saya senang karena anaknya berani. Saya tanya siapa yang menulis surat, saya pak, ternyata anaknya berani betul. Itu menurut saya bagian yang bagus ya untuk membikin anak self confidence, berani menyampaikan pendapat, tidak takut, sehingga anak-anak itu dalam konteks pendidikan tidak hanya ilmu pengetahuan yang ia dapat, tapi pengembangan dirinya didapat. Maka saya tertarik, tergoda saya dengan suratnya itu, sehingga saya bisa datang ke sini,” ujarnya.
Mitha Aryani mengaku sangat senang surat yang ia tulis bisa sampai kepada Gubernur Ganjar Pranowo. Kebahagiannya bertambah begitu tahu orang yang sedang di hadapannya saat itu adalah Ganjar.
“Senang sekali bisa bertemu Pak Ganjar. Happy banget. Saya nulis surat dua pekan lalu, itu saya menulis sendiri. Senang karena kata Pak Ganjar toiletnya akan direnovasi, diperbaiki lagi, dan internetnya juga akan dipasang,” ujarnya.
Dalam surat yang ditulis tangan pada selembar kertas itu, berisi cerita dan harapan Mitha agar sekolahnya diperbaiki, direnovasi, dan memiliki kelengkapan fasilitas, sehingga tidak kalah dengan sekolah lainnya. Belum lagi kamar mandi yang rusak, dan jaringan listrik yang masih menumpang dari rumah warga.
“Isi suratnya ingin sekolah diperbaiki, direnovasi, ya untuk melengkapi fasilitas-fasilitas di sekolah. Kamar mandi ada yang rusak, terus lapangannya. Surat ditujukan ke Pak Ganjar karena orangnya asyik, ramah, baik,” tutur siswi yang bercita-cita menjadi dokter itu.










