SUARAPENA.COM – Presiden Joko Widodo menanggapi adanya aspirasi masyarakat yang menginginkan penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.
Menurutnya, semua pihak harus taat pada konstitusi yang sudah jelas mengatur soal masa jabatan presiden.
“Yang namanya keinginan masyarakat, yang namanya teriakan-teriakan seperti itu kan sudah sering saya dengar.
Tetapi yang jelas, konstitusi kita sudah jelas. Kita harus taat, harus patuh terhadap konstitusi, ya,” ujar Jokowi, Kamis (31/3/2022).
Wacana penambahan masa jabatan presiden tiga periode sebelumnya menggema dalam acara Silaturahmi Nasional Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di Istora Senayan, Jakarta pada Selasa (29/3/2022) lalu.
Hal ini disampaikan perwakilan Kepala Desa bernama Muslim dari Provinsi Aceh.
Pernyataan tersebut juga disampaikan di hadapan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.
Muslim bercerita bahwa di desanya mengalami perubahan sejak Presiden Jokowi menjadi Kepala Negara pada 2014 lalu.
Salah satunya, yaitu petani mendapatkan kemudahan untuk bercocok tanam di Taman Nasional Gunung Leuser.
“Setelah Bapak Jokowi jadi presiden, sekarang sudah ada kemudahan bagi petani di sana (Kelompok tani hutan konservasi). Permintaan kami, tolong mudahkan kembali ke Aceh Tenggara,” ucap Muslim.
Lebih lanjut, Muslim mengeluh terkait kantor Taman Nasional Gunung Leuser yang kini berada di Medan, Sumatera Utara.
Dia meminta agar kantor tersebut kembali dipindahkan ke Aceh Tenggara. Hal itu menurutnya, agar para pejabat di Taman Nasional Gunung Leuser bekerja maksimal.
“Tolong didefinitifkan, karena di Aceh Tenggara itu sebelah timurnya hutan lindung dan baratnya Taman Nasional Gunung Leuser. Cuma 13 persen lahan itu,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Muslim pun menggelorakan Jokowi tiga periode.
“Jadi tolong ini sebagai permintaan kami kepada bapak, saya yakin bapak bisa mengabulkan dan Pak Presiden bisa mengabulkannya. Jokowi 3 periode,” ucap Muslim. (Bo/bbs)










