Dijelaskannya, bidadari yang turun dari langit dengan membawa baliga tersebut akan memberikan sentuhan yang apik sehingga membuat kain yang ditenun menjadi lebih indah.
Melalui kolaborasi yang dilakukan antara seniman tari, seniman ulos dan seniman batik, kat Athan hal ini dapat menggambarkan kekayaan budaya nusantara.
“Jadi kita akan kolaborasi, antara seniman tari Mbak Sekar, dan Mbak Diah yang karyanya benar-benar original membuat batik dengan cara dilukis canting tradisional,” imbuhnya.
Athan sendiri mengakui bahwa acara yang bakal dihelatnya ini sempat tertunda dari rencana awal bakal dilaksanakan pada bulan September. Kendati demikian ia bersyukur akhirnya dapat menjadwalkan festival ini kembali dengan konsep yang lebih matang.










